Kakorlantas Polri Bicara soal Rencana Penerapan One Way Lokal untuk Arus Balik Gelombang 2 - Kompas TV
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan, arus balik Lebaran 2026 untuk gelombang kedua akan terjadi pada 28 Maret 2026.
Terkait hal itu, pihaknya segera melakukan rapat dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan sejumlah stakeholder untuk membahas persiapan arus balik gelombang kedua itu.
"Sudah diumumkan arus balik itu ada dua gelombang, yang pertama 24 (Maret) yang kedua 28 (Maret), maka dari itu, kami segera rapat dengan stakeholder, dengan Pak Menhub, Dirut Jasa Marga, dan kawan-kawan," kata Agus dalam keterangannya, di gerbang tol Cikatama, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa Selama Arus Balik, Masyarakat Diimbau Waspada
Mereka membahas terkait opsi penerapan rekayasa lalu lintas beriupa one way lokal tahap pertama guna mengantisipasi arus balik pada gelombang kedua ini.
"Kita juga rencanakan untuk melakukan one way lokal tahap pertama. Mungkin dari (kilometer) 188, atau (kilometer) 263. Besok keputusannya seperti apa untuk bisa mempercepat arus balik yang dari Trans Jawa menuju ke Jakarta," ucapnya, dipantau dari Breaking News KompasTV.
"Namun demikian apabila dari (kilometer) 263 menuju ke kilometer 70 itu sudah terkuras flow-nya, tentunya hanya sampai di 263. Kalau masih ada bangkitan arus dari Jawa Timur, Jogja, Solo Raya, Semarang, mungkin akan kita buka one way arus balik dari 414, nanti akan kita lihat di lapangan," tuturnya.
Meski demikian, Agus meyakini gelombang kedua arus balik tidak akan sepadat gelombang pertama yang terjadi pada 24 Maret 2026.
"Tadi saya diskusi sama beliau (pihak Jasa Marga) kemungkinan arus puncak balik tertinggi adalah 24 Maret kemarin, 256.388. Dan itu termasuk arus puncak balik tertinggi sepanjang sejarah. Kalau yang tahap kedua klihatannya tidak sampai," jelasnya.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Tol Cipali Padat Mulai dari KM 188 di Malam Hari | 26 MARET 2026