0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Kemenlu Konflik Timur Tengah Pertamina Selat Hormuz Spesial

    Kemenlu RI Lobi Iran Minta Kapal Pertamina Bisa Lintasi Selat Hormuz - Media Indonesia

    3 min read

     

    Kemenlu RI Lobi Iran Minta Kapal Pertamina Bisa Lintasi Selat Hormuz


    Kemenlu RI Lobi Iran Minta Kapal Pertamina Bisa Lintasi Selat Hormuz
    ilustrasi(Antara)

    Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran tengah melakukan langkah diplomasi dengan pemerintah Iran untuk membantu kapal tanker milik Pertamina yang terjebak akibat penutupan Selat Hormuz. Upaya tersebut dilakukan agar kapal tanker Pertamina tetap dapat melintas di jalur strategis tersebut secara aman di tengah eskalasi perang yang terjadi.

    Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Santo Darmosumarto, mengatakan komunikasi intensif terus dijalankan dengan berbagai pihak di Iran. Langkah itu bertujuan memastikan kepentingan Indonesia tetap terlindungi termasuk keselamatan kapal Pertamina dan seluruh awaknya.

    “Memang saat ini sedang dilakukan upaya diplomasi, upaya koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Iran,” kata Santo dalam jumpa pers Jumat (6/3).

    "Tentunya pihak-pihak terkait tersebut, tidak hanya satu ataupun dua pihak, tapi banyak pihak (koordinasi) untuk memastikan kepentingan Indonesia terkait dengan Pertamina dapat terus diberikan pelindungan, dapat melintas Selat Hormuz dengan aman," imbuh Santo.

    Kemenlu mengakui kondisi keamanan di kawasan tersebut masih belum stabil. Karena itu, pemerintah terus memantau situasi sambil menjaga komunikasi dengan otoritas setempat.

    “Tapi memang kondisinya secara umum memang masih belum kondusif di sana. Tapi kita terus kita upayakan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi,” ujar Santo.

    Selat Hormuz saat ini ditutup oleh Iran menyusul meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Penutupan jalur tersebut berdampak besar karena Selat Hormuz merupakan salah satu rute utama distribusi energi dunia.

    Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan terdapat dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan akibat situasi tersebut. Kedua kapal itu sedang mengangkut minyak mentah dari Timur Tengah menuju Indonesia. Sementara, kedua kapal bersandar di lokasi yang dinilai lebih aman sambil menunggu perkembangan. (E-3)



    Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com

    Komentar
    Additional JS