Orang Tua Murid Komplain Menu MBG di Solo Tak Layak, Sekolah Diminta Mengadu ke SPPG Wilayah - Tribunnews
Orang Tua Murid Komplain Menu MBG di Solo Tak Layak, Sekolah Diminta Mengadu ke SPPG Wilayah
Salah satu orang tua murid di Solo, Siti Khotijah mengeluhkan menu MBG yang hanya roti semir, kurma tiga biji, dan apel.
Ringkasan Berita:
- Orang tua murid di Solo keluhkan menu kering MBG saat Ramadan 2026, seperti belimbing mentah, roti murah, jagung serut, hingga kurma tiga biji yang dinilai tak layak.
- Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyurati Badan Gizi Nasional agar menu MBG dievaluasi dan SPPG terkait segera memperbaiki kualitas makanan.
- Aduan disampaikan lewat ULAS. Dinas Pendidikan Solo minta sekolah komplain ke SPPG, atau lapor dinas/Satgas MBG jika tak ditindaklanjuti.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah orang tua murid mengeluhkan menu kering Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan selama puasa Ramadan 2026 di Solo, Jawa Tengah, tak layak bagi anak mereka.
Mereka mendapatkan belimbing yang terlihat masih mentah hingga kurma tiga biji.
Komplain ini disampaikan melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).

Salah satunya Wieyarni yang mengeluhkan menu belimbing yang terlihat mentah, roti seribuan, dan jagung serut.
“Saya mau tanya perihal menu MBG, Pak, untuk sekolah anak saya. Hari ini saja menunya cuma buah belimbing hijau, roti seribuan, dan jagung serut,” ungkapnya.
Ada pula Siti Khotijah yang mengeluhkan menu yang hanya roti semir, kurma tiga biji, dan apel.
Baca juga: Ada Ortu Ngeluh Anaknya Dapat MBG Belimbing Mentah dan Kurma Tak Layak, Ini Respons Wali Kota Solo
Ia mempertanyakan anggaran yang digunakan untuk merealisasikan menu ini.
“Mohon ditinjau ulang untuk SPPG ‘nakal’ tiga hari ini. MBG keringnya tidak masuk akal. Semua SPPG Banjarsari Kadipiro. Terima kasih. Roti semir, kurma kering tiga biji, apel satu. Anggarannya seberapa kok dapatnya cuma seperti ini,” tulisnya.
Diminta Komplain ke SPPG Wilayah
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan pihaknya telah membuat kebijakan mulai dari penerimaan MBG hingga penyampaian keluhan apabila ditemukan masalah.
Jika ada sekolah yang ingin komplain, bisa langsung disampaikan ke SPPG masing-masing wilayahnya.
“Sehingga kalau ada hal yang perlu diperbaiki bisa disampaikan ke SPPG. Dan apabila tidak ada tindak lanjut bisa lapor ke dinas atau Satgas MBG,” kata Dwi Ariyatno.
Respons Wali Kota Solo
Wali Kota Solo, Respati Ardi, pun menyurati Badan Gizi Nasional agar menu yang dibagikan saat Bulan Ramadan bisa dievaluasi.
Dari hasil aduan, menurutnya banyak menu yang tidak sesuai harapan.
Baca juga: Menu MBG di Solo Dikomplain Tak Layak, Isinya Belimbing Mentah hingga Roti
“Terkait MBG di bulan Ramadan ini, kami bersurat kepada Badan Gizi Nasional untuk memberikan masukan. Karena banyak aduan warga, ada menu-menu yang tidak tepat yang sekarang sedang diberikan kepada anak-anak kami di sekolah,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Respati memastikan akan terus berkoordinasi dengan BGN agar masalah ini bisa segera teratasi.
Ia juga berharap BGN dapat segera menindaklanjuti SPPG terkait agar dapat menyalurkan MBG dengan menu yang baik.
“Kami terus sampaikan kepada Badan Gizi Nasional. Semoga Badan Gizi Nasional segera menindaklanjuti kepada SPPG terkait sehingga bisa memperbaiki menu MBG yang diberikan kepada anak-anak sekolah,” jelasnya.
(*)