Parlemen Iran: Ukraina Jadi Target Perang - Beritasatu
Tehran, Beritasatu.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah seorang anggota parlemen Iran menyebut Ukraina dapat menjadi target sah bagi Iran karena diduga memberikan dukungan militer kepada Israel.
Dalam unggahan di media sosial pada Sabtu (14/3/2026), Kepala Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi menuding Ukraina telah terlibat langsung dalam konflik dengan memberikan dukungan drone kepada Israel.
Menurut Azizi, langkah tersebut membuat Ukraina tidak lagi berada di luar konflik.
Ia menyatakan bahwa dengan memberikan dukungan tersebut, Ukraina secara efektif telah terlibat dalam perang.
Azizi juga menegaskan, tindakan tersebut membuat seluruh wilayah Ukraina berpotensi menjadi target bagi Iran.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, yang dalam beberapa hari terakhir diwarnai dengan serangan rudal dan ancaman militer dari kedua pihak.
Sejumlah negara kini mulai terseret dalam dinamika konflik tersebut, baik melalui dukungan militer maupun posisi politik terhadap pihak yang bertikai.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Ukraina terkait pernyataan anggota parlemen Iran tersebut.
Tudingan Iran terhadap Ukraina berpotensi memperluas dampak konflik Timur Tengah, terutama jika negara-negara lain ikut terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam eskalasi militer di kawasan tersebut.
Situasi ini juga meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional mengenai meluasnya konflik lintas kawasan, yang tidak hanya melibatkan negara-negara di Timur Tengah tetapi juga pihak lain di luar wilayah tersebut.