0
News
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Mesir Spesial

    Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah - SindoNews

    4 min read

     

    Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Selasa, 31 Maret 2026 - 16:56 WIB

    Presiden AS Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi bertemu dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh di Sharm El-Sheikh, Mesir pada 13 Oktober 2025. Foto/Kepresidenan Mesir/Anadolu Agency

    KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada hari Senin (30/3/2026) meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk “mengakhiri perang di kawasan ini” saat serangan gabungan Israel-Amerika terhadap Iran memasuki bulan kedua.

    Al-Sisi menyampaikan pernyataan tersebut selama pidatonya pada edisi kesembilan Konferensi dan Pameran Energi Internasional Mesir (EGYPS 2026) di Kairo, yang diadakan dari 30 Maret hingga 1 April di tengah krisis energi global yang disebabkan konflik yang sedang berlangsung.

    “Saya katakan kepada Presiden Trump, tidak ada seorang pun selain Anda yang dapat menghentikan perang di kawasan kita,” ujar al-Sisi.

    Dia menjelaskan, “Saya berbicara kepada Anda atas nama kemanusiaan dan atas nama orang-orang yang cinta damai… Tolong bantu kami menghentikan perang. Anda mampu melakukannya.”

    Ia memperingatkan akan adanya dampak serius bagi negara-negara di kawasan tersebut, dengan mengatakan krisis tersebut telah menyebabkan kekurangan energi dan kenaikan harga, yang akan memengaruhi bahan bakar, pupuk, dan produk pertanian.

    Al-Sisi juga menekankan pentingnya menyatukan upaya untuk mengakhiri perang.

    Selat Hormuz telah terganggu secara efektif sejak awal Maret, dengan sekitar 20 juta barel minyak melewatinya setiap hari, yang mewakili sekitar 20% dari pasokan global.

    Penutupan selat ini telah mendorong harga minyak lebih tinggi dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan ekonomi yang berkepanjangan.

    Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

    Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

    Baca juga: Iran Ciptakan Tol Hormuz, AS dan Negara-negara Arab Berusaha Melawan

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Iran-Israel Perang,...

    Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

    Komentar
    Additional JS