0
News
    Home Berita Featured Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Spesial

    Rupiah Sempat Tembus 17.000, Purbaya: Kenapa Tanya Saya? - Liputan6

    3 min read

     

    Rupiah Sempat Tembus 17.000, Purbaya: Kenapa Tanya Saya?

    Begini kata Menteri Keuangan Purbaya soal nilai tukar rupiah yang sempat menembus 17.000 per dolar AS.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons pelemahan rupiah yang sempat berada di kisaran Rp 17.000 per dolar AS.

    Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons pelemahan rupiah yang sempat berada di kisaran Rp 17.000 per dolar AS. Menurut dia, pemerintah tidak berada pada posisi untuk menjelaskan penyebab pergerakan mata uang tersebut karena stabilitas nilai tukar merupakan kewenangan bank sentral.

    Purbaya menegaskan pemerintah tidak berada pada posisi untuk memaparkan penyebab pelemahan rupiah, karena hal tersebut merupakan ranah bank sentral.

    “Kenapa Anda tanya ke saya? Tanggung jawab bank sentral hanya satu, menjaga stabilitas nilai tukar. Jadi Anda harus tanya ke bank sentral apa yang terjadi,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (16/3/2026).

    Menurutnya, apabila ia memberikan penjelasan mengenai pergerakan nilai tukar, hal itu justru bisa menimbulkan kesan bahwa pemerintah ikut campur dalam kebijakan moneter.

    “Kalau saya ngomong nanti bahaya, seperti intervensi kebijakan bank sentral. Jadi harus tanya ke bank sentral,” kata dia.

    Meski demikian, Purbaya menilai kondisi fundamental perekonomian Indonesia masih relatif kuat. Ia mengatakan aktivitas ekonomi domestik saat ini justru menunjukkan performa yang cukup baik. 

    Dalam situasi normal, ketika ekonomi tumbuh solid, nilai tukar seharusnya memiliki kecenderungan menguat. Karena itu, ia kembali menegaskan bahwa penjelasan mengenai dinamika rupiah sebaiknya disampaikan oleh otoritas moneter.

    “Kalau ekonominya lagi lari kencang, harusnya fundamentalnya baik. Kalau tidak seperti normal, rupiah harusnya menguat,” ujar Purbaya.

     

     


    Komentar
    Additional JS