0
News
    Home China Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Rusia Spesial

    Rusia dan China Disebut Bisa Redakan Konflik di Timur Tengah - Viva

    4 min read

     

    Rusia dan China Disebut Bisa Redakan Konflik di Timur Tengah

    VIVA – Rusia dan China dapat membantu meredakan konflik yang melibatkan Iran serta berperan dalam memperkuat proses diplomatik, kata perempuan juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani kepada RIA Novosti.

    img_title

    “Negara-negara yang Anda sebutkan, yakni Rusia, China, dan banyak mitra internasional lainnya, dapat memainkan peran yang efektif dalam memperkuat proses diplomatik, meredakan ketegangan, serta mendukung prinsip-prinsip hukum internasional,” kata Mohajerani.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Ia menambahkan bahwa Iran berharap komunitas internasional dan negara-negara sahabat mengambil pendekatan yang bertanggung jawab terhadap pelanggaran hukum internasional, serangan terhadap warga sipil, serta agresi terhadap Iran.

    “Kerja sama kemanusiaan dan dukungan internasional dalam situasi saat ini dapat membantu meringankan kesulitan yang dihadapi oleh penduduk sipil,” ujar Mohajerani.

    Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

    Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

    Sebagai informasi, Perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina Mikhail Ulyanov mengatakan, Rusia siap menjadi mediator dalam perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) jika memang diperlukan.

    "Tentu saja, jika diperlukan, Rusia siap memberikan layanan mediasi," kata Ulyanov kepada surat kabar Rusia, Izvestia, seperti dilaporkan Xinhua.

    Meski demikian, sang diplomat menilai pembaruan dialog AS-Iran tampak mustahil dilakukan untuk saat ini, tetapi penting untuk selalu diupayakan.

    Menurut Ulyanov, tujuan inti dari kedua belah pihak yakni tujuan Washington untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan tuntutan Teheran untuk pencabutan sanksi, tidak akan dapat dicapai melalui adu kekuatan militer.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Ulyanov yakin Iran akan menyambut baik mediasi Rusia. Namun, dia menambahkan, AS telah menjelaskan pihaknya tidak membutuhkan perantara karena yakin dapat mengatasi masalah ini sendiri.

    "Nyatanya, Amerika menangani masalah ini dengan sangat buruk," kata Ulyanov. (Ant)


    Komentar
    Additional JS