Tiket Whoosh Laris Manis Tembus 293.00 Penumpang Saat Libur Lebaran -
Tiket Whoosh Laris Manis Tembus 293.00 Penumpang Saat Libur Lebaran
JAKARTA, KOMPAS.com - Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh tetap tinggi saat periode libur Lebaran 2026. Hingga akhir Maret, jumlah tiket terjual mendekati 300.000.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat untuk periode perjalanan 13-30 Maret, total tiket yang telah terjual mencapai 293.000.
Untuk keberangkatan hari ini, Minggu (29/3/2026), tiket yang terjual mencapai 12.000 tiket. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah hingga mendekati 20.000 penumpang, mengingat penjualan masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tingginya volume penumpang pada periode tersebut menunjukkan arus balik yang cukup signifikan dari wilayah Bandung menuju Jakarta dan sekitarnya.
“Seiring dengan tingginya volume penumpang pada masa arus balik, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan tiket agar tidak kehabisan, terutama untuk jadwal keberangkatan pada jam favorit di sore dan malam hari dari arah Bandung,” ujar Eva.
Baca juga: Libur Lebaran, Whoosh Tebar Diskon Tiket hingga Rp 100.000
Selain itu, volume penumpang pada Senin (30/3/2026) juga diperkirakan masih tinggi. Hal ini disebabkan oleh sebagian masyarakat yang memilih kembali lebih awal untuk langsung melanjutkan aktivitas kerja.
KCIC mengingatkan bahwa tiket Whoosh dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi, mulai dari aplikasi Whoosh, situs resmi, hingga platform mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.
Bagi penumpang dari wilayah Bandung, KCIC juga menyarankan untuk memanfaatkan layanan KA Feeder menuju Stasiun Padalarang.
Layanan itu dinilai mampu membantu penumpang menghindari potensi kemacetan menuju stasiun, sehingga perjalanan menjadi lebih terjadwal dan tepat waktu.
KCIC juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan. Pasalnya, proses boarding akan ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Baca juga: Soal Utang Whoosh, COO Danantara: Tinggal Tanya ke Pak Menko Sama Pak Menkeu...
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang