0
News
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Trump: Setiap Orang yang Ingin Memimpin Iran Berakhir Mati - detik

    2 min read

     

    Trump: Setiap Orang yang Ingin Memimpin Iran Berakhir Mati



    Jakarta -

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel berada dalam posisi yang kuat dalam perang mereka dengan Iran. Trump bersumpah bahwa mereka akan terus maju melawan republik Islam tersebut.

    Dilansir AFP, Kamis (5/3/2026), Trump mengatakan calon pengganti pemimpin tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, "berakhir mati" dan bahwa persenjataan rudal balistik Teheran sedang "dimusnahkan dengan cepat."

    "Kita baik-baik saja di medan perang, singkatnya. Seseorang bertanya pada skala 10, di mana Anda akan menilainya? Saya katakan sekitar 15," kata Trump kepada para petinggi teknologi di Gedung Putih.

    "Kita berada dalam posisi yang sangat kuat sekarang, dan kepemimpinan mereka dengan cepat lenyap. Setiap orang yang tampaknya ingin menjadi pemimpin, mereka akhirnya mati."

    Berbicara pada hari kelima perang, Trump mengulangi pembenarannya untuk menyerang Iran, mengatakan Teheran sedang dalam perjalanan untuk memperoleh senjata nuklir.

    "Ketika orang gila memiliki senjata nuklir, hal-hal buruk terjadi," tambah Trump.

    Iran diketahui akan menggelar prosesi pemakaman kenegaraan selama tiga hari untuk mendiang Khamenei yang wafat akibat serangan AS dan Israel. Prosesi pemakaman kenegaraan ini akan dimulai pada Rabu (4/3) malam waktu setempat.

    Dewan Koordinasi Pembangunan Islam Iran, seperti dilansir AFP, Rabu (4/3), mengumumkan bahwa warga mendapat kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei di Masjid Agung Imam Khomenei di Teheran.

    "Mulai pukul 22.00 waktu setempat, umat dapat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah pemimpin bangsa yang martir tersebut, dengan mengunjungi Masjid Agung Imam Khomeini," demikian pernyataan Dewan Koordinasi Pembangunan Islam, seperti dikutip kantor berita IRNA.

    Saksikan Live DetikPagi:

    (rfs/rfs)

    Komentar
    Additional JS