0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial Turki

    Turki Ingatkan AS-Israel tidak Provokasi Perang Saudara di Iran - Republika

    5 min read

      

    Turki Ingatkan AS-Israel tidak Provokasi Perang Saudara di Iran

    Provokasi perang saudara kesukuan dan agama bakal membuat Timur Tengah terbakar.. 

    REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki mengingatkan Amerika Serikat (AS) dan Zionis Israel untuk tak memperburuk agresi militer ke Republik Islam Iran dengan upaya menciptakan perang saudara di negara itu. Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan menegaskan segala upaya untuk menumbangkan pemerintahan Para Mullah di Teheran melalui provokasi perang saudara kesukuan maupun agama, bakal membuat Timur Tengah (Timteng) semakin terbakar.

    Fidan mengatakan, Turki akan melakukan segala cara untuk menghalangi segala bentuk provokasi dan rencana dari eksternal dalam membuat situasi di Iran menjadi perang saudara kesukuan, ataupun berbasis keyakinan. “Kami sepenuhnya menentang rencana apapun untuk memprovokasi perang saudara di Iran,” begitu kata Fidan seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (12/3/2026).

    Fidan menyampaikan pernyataan tegas tersebut saat melangsungkan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul di Ankara, Kamis (13/3/2026). Kedua Menlu itu membahas banyak hal, termasuk mencari solusi penghentian perang antara AS-Zionis dengan Iran yang sudah berlangsung selama 13 hari.

    Fidan menyampaikan pesan dari Presiden Erdogan agar komonitas internasional mengambil berbagai peran diplomatik untuk menyetop peperangan tersebut. Turki, kata Fidan, sejak awal menilai serangan yang dilakukan Zionis-AS terhadap Iran sebagai aksi pelanggaran hukum internasional yang nyata.

    Namun, Turki juga menyesalkan aksi pembalasan yang dilakukan militer Iran yang berdampak langsung ke wilayah negara-negara di Teluk Arab. “Tindakan provokasi perang, dan serangan terhadap Iran ini tidak adil dan melanggar hukum. Tetapi serangan Iran terhadap negara-negara Teluk (Arab), juga sama salahnya,” ujar Fidan.

    Komentar
    Additional JS