0
News
    Home Berita Featured Hipertensi Info9 Kemenag Kesehatan Magetan Spesial

    40 Persen Jemaah Haji Magetan Alami Hipertensi, Kemenag Pastikan Kondisi Terkontrol dan Siap Berangkat - Kompas

    4 min read

      

    40 Persen Jemaah Haji Magetan Alami Hipertensi, Kemenag Pastikan Kondisi Terkontrol dan Siap Berangkat



    MAGETAN, KOMPAS.com –  Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, Jawa Timur memastikan kesiapan petugas dalam mendampingi calon jemaah haji (calhaj), khususnya yang memiliki riwayat hipertensi.

    Dari total 539 jemaah yang diberangkatkan tahun ini, sekitar 40 persen tercatat menderita tekanan darah tinggi.

    Kepala Kementrian Hasid an Umroh Kabupaten Magetan Ida Dwi Martini, mengatakan kondisi tersebut tidak menjadi hambatan karena seluruh jemaah telah melalui proses pengawasan kesehatan secara ketat.

    Baca juga: Bertambah 6, Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo yang Tak Layak Terbang Jadi 10 Orang

    “Rata-rata jemaah haji Kabupaten Magetan itu 40 persen hipertensi, tetapi dalam pengawasan dan pemeriksaan. Sampai hari H, jemaah dalam kondisi sehat walafiat dan bisa diberangkatkan karena tekanan darahnya terkontrol,” ujarnya usai memberangkatkan jemaah haji asal Magetan Minggu (26/4/2026).

    Intip Bus Pengangkut Jemaah Haji Indonesia dari Bandara Madinah

    Ia menjelaskan, petugas kesehatan telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari pemeriksaan rutin di puskesmas hingga pembekalan obat-obatan sesuai kebutuhan masing-masing jemaah.

    Selain itu, setiap kelompok terbang (kloter) juga dilengkapi petugas pendamping, termasuk tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

    Baca juga: Menabung 40 Tahun di Bawah Kasur, Guru Ngaji Palembang Akhirnya Berangkat Haji

    “Petugas pendamping dari daerah ada empat pembimbing, dan petugas kesehatan dua orang di setiap kloter, ditambah pembimbing ibadah serta petugas haji daerah. Jemaah juga sudah dibekali obat-obatan yang biasa dikonsumsi dan dalam pengawasan, sehingga tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” katanya. 

    Sementara itu, tahapan pemberangkatan jemaah haji Magetan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal kloter.

    Pada hari ini, kloter 20 dan 21 diberangkatkan lebih dulu. Selanjutnya, kloter 22 dijadwalkan diberangkatkan setelah jemaah masuk asrama haji pada pagi hari.

    Baca juga: Calon Jemaah Haji Banyuwangi Diberangkatkan 11 Mei, Terbagi Lima Kloter

    “Kloter 22 nanti malam kita jemput jemaah di rumah untuk masuk asrama haji besok pagi pukul 06.00 WIB. Untuk kloter berikutnya, yakni kloter 41, jamaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 1 Mei pukul 16.00 WIB sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci,” katanya.

    Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang diberangkatkan mencapai 539 orang. Dari total awal 541 jamaah, dua di antaranya meninggal dunia.

    Satu jamaah digantikan oleh ahli waris, sementara satu lainnya tidak memiliki pengganti. Ida mengatakan, masih terbuka kemungkinan penambahan jemaah dari daftar cadangan, jika terdapat kursi kosong hingga batas akhir pemberangkatan pada 22 Mei mendatang.

    “Kami masih menunggu cadangan naik status. Kalau ada open seat, akan ada panggilan dari daerah,” katanya. 

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Keterbatasan Fisik Tak Menyurutkan Langkah Mbah Sarjo untuk Berhaji

    Komentar
    Additional JS