0
News
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial Vladimir Putin

    Bertemu Putin, Prabowo Mau Amankan Pasokan Minyak untuk Indonesia - Tribunnews

    5 min read

     

    Bertemu Putin, Prabowo Mau Amankan Pasokan Minyak untuk Indonesia


    Bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prabowo Subianto Mau Amankan Pasokan Minyak untuk Indonesia

    Bertemu Putin, Prabowo Mau Amankan Pasokan Minyak untuk Indonesia

    WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (13/4/2026) dalam sebuah agenda bilateral yang menitikberatkan pada penguatan kerja sama energi, khususnya untuk memastikan stabilitas pasokan minyak bagi Indonesia.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam merespons dinamika global yang terus bergejolak, terutama di sektor energi.

    Dalam beberapa tahun terakhir, fluktuasi harga minyak dunia dan ketegangan geopolitik di berbagai kawasan telah memicu kekhawatiran banyak negara terhadap ketahanan energi nasional, termasuk Indonesia sebagai negara dengan kebutuhan energi yang terus meningkat.

    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, pertemuan antara kedua kepala negara tersebut tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga diarahkan untuk memastikan kesinambungan kerja sama konkret antara Jakarta dan Moskwa.

    Salah satu fokus utama adalah menjamin ketersediaan minyak dari Rusia guna menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri.

    “Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Teddy dalam keterangannya.

    Rusia selama ini dikenal sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, sehingga menjadi mitra potensial bagi Indonesia dalam upaya diversifikasi sumber energi.

    Dalam konteks ini, pendekatan diplomasi energi menjadi kunci untuk mengamankan pasokan di tengah ketidakpastian pasar global.

    Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Kehadiran kedua pejabat tersebut mengindikasikan bahwa pembahasan tidak hanya akan mencakup aspek politik luar negeri, tetapi juga teknis kerja sama di sektor energi, termasuk kemungkinan peningkatan impor minyak mentah maupun penguatan investasi di bidang energi.

    Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi mitra strategis. Di tengah tekanan global terhadap rantai pasok energi, kerja sama dengan Rusia dinilai dapat menjadi salah satu opsi untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasar internasional.

    Selain itu, pertemuan ini juga berpotensi membuka ruang kerja sama yang lebih luas di bidang energi lainnya, seperti gas alam, pengolahan energi, hingga transfer teknologi. Dengan demikian, hubungan bilateral Indonesia–Rusia tidak hanya terbatas pada perdagangan energi, tetapi juga dapat berkembang menjadi kemitraan strategis jangka panjang.

    Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia ini sekaligus menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang pragmatis dan berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam menjaga ketahanan energi sebagai salah satu fondasi utama stabilitas ekonomi.


    Komentar
    Additional JS