0
News
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Breaking News: Arus Sungai Bayau Meluap, 2 Siswi SMA di Empat Lawang Terseret Arus Air Terjun - Tribunnews

    4 min read

     

    Breaking News: Arus Sungai Bayau Meluap, 2 Siswi SMA di Empat Lawang Terseret Arus Air Terjun

    Zahra Nabila dan Putri Herlina, siswi SMA di Empat Lawang hanyut setelah sungai yang mereka seberangi tiba-tiba meluap akibat hujan lebat.


    Ringkasan Berita:
    • Dua siswi SMA, Zahra Nabila dan Putri Herlina, hanyut terseret luapan arus Sungai Bayau, Empat Lawang, saat hendak menyeberang di lokasi air terjun pada Kamis (16/4/2026).
    • Sungai tiba-tiba meluap akibat hujan di hulu. Kedua korban terseret dalam posisi bergandengan tangan, sementara empat rekan lainnya selamat.
    • Satu korban telah ditemukan di wilayah hilir (Kecamatan Lintang Kanan) namun belum teridentifikasi, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

     


    SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG - Suasana wisata berubah menjadi duka di Kabupaten Empat Lawang. Dua siswi SMA dilaporkan hilang terseret luapan arus Sungai Bayau saat berkunjung ke lokasi Air Terjun Bayau di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kamis (16/4/2026) siang.

    Kedua korban diketahui bernama Zahra Nabila dan Putri Herlina. Keduanya hanyut setelah sungai yang mereka seberangi tiba-tiba meluap akibat hujan lebat di bagian hulu.

    Berdasarkan keterangan rekan korban yang selamat, peristiwa ini bermula saat rombongan yang terdiri dari enam pelajar berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.

    Nahas, saat tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, kondisi debit air mulai meningkat drastis.

    “Kami sampai di air terjun sekitar setengah dua siang, saat itu air sudah meluap. Mereka (kedua korban) sempat bertahan sekitar setengah jam, namun sekitar jam dua siang mereka hanyut terseret arus saat posisi kami ingin menyeberang sungai,” ungkap salah satu rekan korban.

    Saksi mata juga menambahkan bahwa Zahra dan Putri terseret arus dalam keadaan saling bergandengan tangan saat berusaha melawan derasnya air.

    Sementara itu, empat rekan lainnya dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.

    Hingga berita ini diturunkan, satu jenazah telah ditemukan oleh warga dan petugas di wilayah hilir, tepatnya di Desa Lubuk Tapang, Kecamatan Lintang Kanan.

     Namun, petugas di lapangan belum dapat memberikan identitas pasti mengenai korban yang ditemukan tersebut.

    Proses pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas, keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Bayau.

    Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

    Baca juga: Pemkab OKI Cairkan THR dan Gaji ke-13 Guru PAI Rp 6,9 Miliar, Realisasi Capai 100 Persen


    Komentar
    Additional JS