Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil, Stok Aman di Pasaran - Republika
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil, Stok Aman di Pasaran
Ketersediaan pasokan dan distribusi yang lancar jaga stabilitas harga minyak goreng.
Republika/Prayogi Pekerja menata kardus berisi minyak goreng MinyaKita di salah satu mitra pengemasan MinyaKita di Cakung, Jakarta , Rabu (12/5/2025). Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polri berkomitmen terus menjalankan pengawasan secara intensif terhadap distribusi barang kebutuhan pokok (bapok), salah satunya Minyakita dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kerugian masyarakat. Selain itu Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polri juga akan memperketat pengawasan MinyaKita yang beredar di pasar tradisional untuk menjaga ketersediaan pasokan periode Ramadhan dan Lebaran 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan harga minyak goreng merek Minyakita dalam kondisi stabil dengan stok yang cukup berlimpah serta distribusi yang berjalan lancar di berbagai wilayah Indonesia.
"Ketersediaan Minyakita dipastikan mencukupi dan terdistribusi secara luas di berbagai wilayah," kata Rizal dalam pernyataannya yang dikutip di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Sponsored
Dia menegaskan hal itu menyikapi berbagai dinamika terkait minyak goreng sederhana Minyakita. Bulog menegaskan kondisi pasokan dan harga di lapangan tetap dalam keadaan stabil dan terkendali.
Rizal mengaku pihaknya telah melakukan langkah-langkah strategis dalam merespons peningkatan permintaan Minyakita melalui optimalisasi stok, percepatan distribusi, serta penguatan koordinasi dengan produsen, distributor, dan pemerintah daerah.
Seluruh rantai pasok dijaga agar tetap efisien dan tepat sasaran, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Bulog memastikan Minyakita tersedia dengan harga yang wajar dan pasokan yang cukup," ujarnya.
Perusahaan BUMN pangan itu terus memperkuat distribusi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat secara merata.
"Informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan keresahan, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap tenang," ujarnya.
Selain itu, Bulog juga berperan aktif dalam mendukung pengawasan distribusi Minyakita di lapangan dengan melakukan pemantauan langsung ke pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
Dalam pemantauan yang dilakukan, pihaknya menemukan harga Minyakita dijual Rp15.700 per liter, salah satunya di Pasar Grogol dan Pasar Minggu, Jakarta.
"Hasil monitoring menunjukkan distribusi berjalan lancar, stok tersedia, dan harga relatif stabil sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Melalui sinergi yang erat dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, tambah Rizal, Bulog terus memastikan keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan tetap terjaga. Pemerintah pun telah menegaskan bahwa stok minyak goreng nasional dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Untuk itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) dan tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasar," kata Rizal.
Halaman 2 / 2
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan meskipun terdapat sedikit kenaikan harga Minyakita imbas naiknya harga plastik, tapi tidak ada kelangkaan stok di pasar.
“Ya, ada (harga) sedikit naik. Karena, kan, imbas dari mereka (Minyakita) kemasannya plastik semua. Tapi tidak ada namanya kelangkaan,” kata Mendag Budi di sela ajang Indo Intertex 2026 di Jakarta International Expo, Jakarta, Kamis.
Adapun sebelumnya dilaporkan, harga Minyakita di beberapa wilayah per April 2026 terpantau berada di kisaran Rp15.800-Rp15.900 per liter, atau sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah senilai Rp15.700 per liter.
Kenaikan ini disebabkan kendala biaya produksi kemasan plastik dan distribusi yang merupakan salah satu dampak dari perang Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Lebih lanjut, Budi menilai persoalan yang terjadi saat ini adalah munculnya persepsi bahwa kenaikan harga atau berkurangnya stok Minyakita otomatis berarti minyak goreng langka secara umum.
Minyakita pun dianggap sebagai satu-satunya indikator terhadap naik turunnya harga minyak goreng baik minyak goreng jenis premium maupun curah.
00:00
00:00
01:27
sumber : ANTARA
Berita Terkait
CELIOS Desak Pajak Orang Super Kaya Segera Diterapkan
Finansial - 15 jam yang lalu
Mirae Asset Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2026
Finansial - 17 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Tembus Rp 15,4 Triliun pada Kuartal I 2026
Bisnis - 18 jam yang lalu
Rupiah Menguat ke Rp 17.142 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya
Finansial - 19 jam yang lalu
Konsumen Berpotensi Pindah Konsumsi BBM Subsidi, Bahlil: Nggak Malu?
Energi - 20 April 2026, 16:48