0
News
    Home Berita Featured Ikan Sapu-Sapu Jakarta Kesehatan Spesial

    DKI Belum Henti Basmi Sapu-sapu: 10 Ton Ditangkap, Penjual Diedukasi - detik

    3 min read

     

    DKI Belum Henti Basmi Sapu-sapu: 10 Ton Ditangkap, Penjual Diedukasi


    Jakarta -

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus menggencarkan penangkapan ikan sapu-sapu. Sebanyak 10 ton ikan sapu-sapu telah dibasmi di Jakarta.

    Dirangkum detikcom, Sabtu (25/4/2026), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta mengungkap sudah ada total 10,189 ton ikan sapu-sapu yang ditangkap. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 5 kota di Provinsi Jakarta.

    "Hingga saat ini, total akumulasi ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap dari seluruh perairan di DKI Jakarta mencapai 10,189 ton," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, saat dihubungi, Kamis (23/4).

    Jumlah tersebut merupakan hasil tangkapan serentak pada tanggal 17 April yang lalu. Selain itu, Pemkot Jakarta Timur kembali melakukan penangkapan pada 20 April dan Pemkot Jakarta Selatan pada 21 April.

    Hasudungan mengatakan, Dinas KPKP telah menyusun SOP penanganan ikan sapu-sapu yang aman agar tidak mencemari lingkungan. Hasil tangkapan, kata Dia, akan dipastikan mati sebelum akhirnya dikubur.

    "Untuk pemusnahan, ikan sapu-sapu harus dipastikan mati dengan cara dibelah atau dipatahkan leharnya kemudian dimasukkan ke dalam karung tertutup rapat untuk dibawa dan dikubur di lokasi yang telah ditentukan," tuturnya.

    5 Pria Ambil Daging Ikan Sapu-sapu Diamankan

    Lima pria diamankan saat mengambil daging ikan sapu-sapu hasil tangkapan di bantaran anak Kali Ciliwung, kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus). Mereka berniat mengolah daging ikan sapu-sapu menjadi siomai.

    Satpol PP mencegah pengolahan daging ikan sapu-sapu tersebut dengan cara memusnahkan. Satpol PP juga mengingatkan kelima pria tersebut untuk tidak lagi menjual daging ikan sapu-sapu karena potensi mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

    "Semua kita musnahkan dengan cara di kubur. Kami juga minta mereka untuk tidak menjual daging ikan sapu-sapu untuk dijual dengan dijadikan siomai," kata Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, dilansir Antara, Sabtu (25/4).

    Mereka diamankan usai Satpol PP menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan tersebut. Kelima pria itu sedang menyiangi ikan sapu-sapu hasil tangkapan untuk diambil daging dan telurnya.

    "Kami amankan setelah kami dapat laporan dari warga yang curiga aktifitas mereka," kata dia.

    Seluruh hasil tangkapan mereka langsung di sita petugas Satpol PP untuk dimusnahkan. Sebelumnya, mereka disebut membuang kulit ikan sapu-sapu secara sembarangan usai diambil daging dan telurnya.

    Setelah mengambil bagian daging dan telur, mereka membuang kulit ikan sapu-sapu tersebut. Kepada petugas, kelima warga yang diamankan mengaku bahwa daging ikan sapu-sapu dijual ke Cikarang kepada pengepul untuk bahan pembuat siomai.

    "Kami amankan lima pria yang bekerja serta penjual daging ikan sapu-sapu," ujarnya.

    Sementara itu, bagian telur ikan sapu-sapu dimanfaatkan mereka untuk dijadikan umpan memancing ikan.

    (amw/amw)

    Komentar
    Additional JS