0
News
    Home Bahlil Lahadalia BBM BBM bersubsidi Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Ikuti Arahan Prabowo, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Tahun Ini - Tribunnews

    5 min read

     

    Ikuti Arahan Prabowo, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Tahun Ini

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.



    TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Indonesia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.

    Kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama bagi kelompok yang paling terdampak oleh fluktuasi harga energi.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, keputusan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto setelah lawatan ke Rusia dan Prancis.

    Seusai menghadap Presiden di Istana Negara, Bahlil menyampaikan bahwa stabilitas harga BBM subsidi masih sejalan dengan kondisi pasokan energi nasional yang terjaga.

    "Saya sampaikan kepada publik bahwa insya Allah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, bensin, maupun LPG. Insya Allah aman dan sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun." ujar Bahlil dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Jumat (17/4/2026).

    Baca juga: Bahlil: Kita Boleh Belanja Minyak di Mana Saja, Termasuk Rusia

    Dari sisi fiskal, pemerintah menilai kebijakan tersebut masih aman untuk dijalankan. Hal itu didukung oleh harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price) yang masih berada di bawah asumsi anggaran.

    Dengan begitu, ruang fiskal dinilai masih cukup kuat untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil tanpa menambah beban masyarakat.

    Rekomendasi Untuk Anda

    "Doakan, ini kan tergantung dengan harga ICP. Namun, kalau sampai dengan 100 dollar As itu sudah aman dalam IBBM. Sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai saat ini tidak lebih dari 77 dollar AS. Jadi, kita itu baru split 7 dollar AS," jelas Bahlil.

    Sementara itu, dari sisi pasokan, pemerintah masih menghadapi kebutuhan impor sekitar 1 juta barel per hari. Kondisi ini terjadi karena konsumsi BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari. Sedangkan produksi dalam negeri baru berada di kisaran 600-610 ribu barel per hari.

    Di sisi lain, pemerintah juga membuka peluang penguatan kerja sama energi dengan Rusia, tidak hanya pada pasokan minyak mentah, tetapi juga pada sektor infrastruktur penunjang.

    Baca juga: Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Naik: Stok Crude Rusia Aman Hingga Desember

    Bahlil menyebut ada pembahasan mengenai investasi di bidang kilang dan penyimpanan energi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

    "Itu salah satu poin yang kemarin kami bicarakan bahwa memang ada beberapa investasi mereka yang pick up. Sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami, khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage. Nanti baru kami akan sampaikan," tutur Bahlil.

    Dengan sejumlah langkah tersebut, pemerintah berharap, stabilitas energi dapat terus terjaga sepanjang tahun.

    Kepastian harga BBM subsidi diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang di tengah dinamika harga energi global.

    Baca juga: Bahlil Umumkan Indonesia Dapat Pasokan Minyak Mentah dari Rusia Setelah Prabowo Temui Putin


    Komentar
    Additional JS