KA Argo Bromo Melaju 110 Km Per Jam sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur-SindoNews
KA Argo Bromo Melaju 110 Km Per Jam sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Selasa, 28 April 2026 - 17:32 WIB
Korlantas Polri menyatakan berdasarkan penyelidikan sementara KA Argo Bromo Anggrek melaju 110 Km per jam sebelum menabrak KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin malam (27/4/2026). Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
BEKASI - Korlantas Polri menyelidiki kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin malam (27/4/2026). Berdasarkan penyelidikan sementara, KA Argo Bromo sebelum menabrak KRL melaju dengan kecepatan 110 Km per jam.
Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe menjelaskan, kecelakaan bermula saat taksi hijau atau green SM mengalami masalah kelistrikan dan berhenti di perlintasan kereta. Kemudian, taksi itu tertemper KRL.
Baca juga: Evakuasi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Selesai, 15 Orang Tewas dan 84 Luka-luka
“Akibat dari permasalahan kendaraan tersebut, terjadilah tabrakan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan tersebut dan mengganggu proses perjalanan kereta api-kereta api yang lain,” kata Sandhi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Dia menyebitkan, kecelakaan itu menyebabkan kerugian material dan menggangu perjalanan KRL lainnya dari arah berlawanan. Saat KRL lain masih tertahan di stasiun, datang KA Argo Bromo hingga berujung tabrakan.
“Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, karena perjalanan kereta api lainnya terganggu. KRL yang menunggu proses evakuasi, mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek. Di mana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam,” ujar dia.
Baca juga: Kisah Mencekam Endang, Korban Kecelakaan Kereta yang Terjepit 10 Jam Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
“Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia,” sambungnya.
Sebagai informasi terbaru, tabrakan kereta ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, dan 84 orang mengalami luka-luka.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

Melesat 390 Km/Jam, Peregrine Falcon Hewan Tercepat di Bumi
Terpopuler
1
2
3
4
5





