0
News
    Home Badan Gizi Nasional Berita Featured Makan Bergizi Gratis Pendidikan Pendidikan Tinggi Spesial

    Kepala BGN Dorong Setiap Perguruan Tinggi Punya 1 Dapur MBG - Kompas

    3 min read

     

    Kepala BGN Dorong Setiap Perguruan Tinggi Punya 1 Dapur MBG

    Kompas.com, 30 April 2026, 09:10 WIB


    Lihat Foto

    KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyarankan perguruan tinggi membangun dan mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG secara mandiri.

    Menurut Dadan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis.

    “Saya kira kampus perlu memahami ini, karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa pasokannya berasal dari civitas akademika sendiri,” ujar Dadan dalam Forum U25 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) di Makassar, Selasa (28/4/2026), dilansir situs BGN, Kamis (30/4/2026).

    SPPG di perguruan tinggi dimaksudkan untuk dapat menjadi pusat pembelajaran berbasis praktik juga nantinya.

    Trump Kaji Opsi Operasi Militer Baru terhadap Iran, Apa Saja?

    Integrasikan kegiatan akademik praktik lapangan

    Dadan berujar satu unit SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan bergizi, tetapi juga membutuhkan dukungan produksi pangan dalam jumlah besar.

    Program MBG disebutkan memang mendorong keterlibatan aktif satu ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir yakni perguruan tinggi hingga petani.

    Satu SPPG dibutuhkan setidaknya 8 hektare lahan sawah guna mencukupi jumlah suplai beras dan sekitar 19 hektare lahan jagung yang akan dijadikan pakan ternak.

    Selain itu satu SPPG juga membutuhkan sekitar 4.000 ayam petelur dalam memenuhi ketersediaan protein hewani setiap hari.

    Di sanalah kampus berpeluang mengintegrasikan kegiatan akademik dengan praktik lapangan.

    Mahasiswa dapat terlibat langsung dalam pengelolaan pertanian, peternakan, hingga distribusi pangan yang menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis proyek nyata.

    Seorang siswa SD di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berjalan melintasi paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipasok setiap hari ke sekolah.
    Lihat Foto

    Mengembangkan riset dan inovasi

    Dadan menyatakan SPPG dapat menjadi laboratorium hidup di perguruan tinggi untuk mengembangkan riset dan inovasi.

    Mulai dari teknologi pertanian, pengolahan pangan, hingga manajemen rantai pasok.

    Sehingga seluruh aspek dapat diuji dan diterapkan secara langsung di lapangan.

    Pada Selasa Dadan bersama Mendikti saintek Brian Yuliarto dan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) meresmikan SPPG di kampus tersebut.

    SPPG itu menjadi dapur MBG pertama di lingkungan perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

    Brian menuturkan SPPG tersebut wujud nyata dukungan perguruan tinggi dalam pelaksanaan MBG.

    “Intinya adalah bagaimana dari perguruan tinggi bisa menjalankan peran untuk mendukung program prioritas Bapak Presiden, salah satunya adalah program MBG,” kata Brian, Selasa, dikutip dari Antara.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
    Komentar
    Additional JS