Kuliah ke Singapura Makin Dilirik Pelajar Indonesia, Terungkap Alasannya! - Viva
Singapura, VIVA – Tren melanjutkan pendidikan ke luar negeri semakin diminati pelajar Indonesia, terutama ke Singapura yang dikenal memiliki sistem pendidikan berkelas dunia. Kedekatan lokasi, lingkungan internasional, serta kualitas akademik yang kompetitif membuat negara ini menjadi salah satu destinasi favorit.
Data UNESCO mencatat, dari sekitar 59.000 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di luar negeri, Singapura menjadi salah satu tujuan utama. Bahkan menurut ICEF Monitor, jumlah pelajar Indonesia di sana telah mencapai sekitar 10.000 orang—angka yang menunjukkan minat besar terhadap pendidikan tinggi di Negeri Singa. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Fenomena ini juga didorong oleh performa sejumlah universitas di Singapura yang terus menunjukkan peningkatan signifikan di kancah global. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Singapore Management University (SMU), yang mengalami lonjakan peringkat dalam daftar QS World University Rankings by Subject 2026.
Dalam pemeringkatan tersebut, 8 dari 10 program studi SMU berhasil naik peringkat, menandakan perkembangan yang merata di berbagai bidang. Program studi Ilmu Bisnis & Manajemen kini menempati peringkat ke-39 dunia, sementara Ilmu Akuntansi & Keuangan berada di posisi ke-50 global—keduanya masuk dalam jajaran 50 besar dunia.
Tak hanya itu, Program Studi Ilmu Hukum SMU mencatat lonjakan paling mencolok dengan kenaikan hingga 45 peringkat, kini berada di posisi ke-56 dunia. Capaian ini menjadi salah satu peningkatan paling signifikan di antara program studi di Singapura tahun ini.
Secara keseluruhan, empat program unggulan SMU kini masuk dalam 60 besar dunia, termasuk Ilmu Ekonomi & Ekonometri. Bahkan, bidang Ilmu Sosial & Manajemen berhasil menembus 100 besar dunia dan kini berada di peringkat ke-86.
Capaian tersebut menunjukkan bagaimana universitas yang relatif muda pun mampu bersaing secara global. Lebih dari sekadar angka, peningkatan ini mencerminkan fokus pada kualitas pengajaran, riset, serta dampak nyata di masyarakat.
President SMU, Profesor Lily Kong, menilai hasil ini sebagai buah dari kolaborasi seluruh elemen kampus.
"Hasil pemeringkatan ini mencerminkan dedikasi dosen, mahasiswa, dan mitra kami dalam membangun perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki dampak nyata di dunia. Kami gembira atas kemajuan yang tercapai secara merata di berbagai disiplin ilmu, menegaskan kualitas tinggi dari pendidikan dan riset di SMU," ujar Prof Lily Kong dalam keterangannya, dikutip Kamis 9 April 2026.
Bagi pelajar Indonesia, perkembangan ini menjadi salah satu indikator penting dalam memilih destinasi studi. Selain kualitas pendidikan, pengalaman hidup di lingkungan multikultural juga menjadi nilai tambah yang sulit didapatkan di dalam negeri.