0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Gencatan Senjata Konflik Timur Tengah Spesial

    Mungkinkah Negosiasi di Islamabad Menjamin Gencatan Senjata Jangka Panjang? - SindoNews

    5 min read

      

    Mungkinkah Negosiasi di Islamabad Menjamin Gencatan Senjata Jangka Panjang?


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Sabtu, 11 April 2026 - 22:21 WIB


    Mungkinkan negosiasi di Islamabad menjamin gencatan senjata jangka panjang? Foto/X/@IRMilitaryMedia

    ISLAMABAD - Ketua parlemenIran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan pernyataan tersebut setelah tiba di Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan para negosiator AS.

    Pemimpin delegasi Iran mengatakan kepada wartawan bahwa Iran datang ke Islamabad dengan itikad baik, meskipun tidak mempercayai Amerika Serikat, kata kantor berita resmi IRNA.

    Ia dilaporkan mengutip kegagalan Washington untuk memenuhi komitmennya selama negosiasi sebelumnya antara kedua pihak.

    Sebenarnya, Al Jazeera melaporkan dda harapan dan optimisme hati-hati bahwa semacam terobosan akan tercapai. Partisipasi JD Vance telah menambahkan sentuhan baru pada pembicaraan tersebut.

    Putaran pembicaraan terakhir yang diadakan di Muscat, Oman, tidak menghasilkan kesimpulan. Kehadirannya diharapkan akan menambah bobot, dan ada antisipasi bahwa beberapa kemajuan mungkin akan dicapai.

    Vance diperkirakan akan segera tiba, kendaraan dan tim keamanannya sudah berada di sini.

    Pengamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya diberikan untuk pembicaraan ini, yang dimungkinkan berkat dukungan dari negara-negara sahabat, khususnya Tiongkok, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki, yang telah mendukung peran Pakistan dalam mempertemukan kedua pihak ini.

    Kemudian, keterlibatan diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Teheran dan Washington, karena ketegangan telah meningkat ke tingkat luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Saat ini, kedua pihak menyadari betapa tingginya taruhannya, dan jelas mereka sedang menjalani proses keterlibatan diplomatik ini.

    Ada harapan bahwa hal itu dapat berujung pada gencatan senjata jangka panjang dan solusi atas banyak tantangan.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali "dalam waktu dekat" dengan atau tanpa bantuan Iran, karena blokade efektif Teheran terhadap jalur air tersebut terus mengganggu pasokan energi global.

    Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat menjelang pembicaraan damai antara pejabat AS dan Iran di Pakistan, Trump mengatakan AS akan "membuka Teluk" dan negara-negara lain siap untuk "membantu".

    "Ini tidak akan mudah," kata Trump.

    "Saya akan mengatakan ini: Kita akan membukanya dalam waktu dekat," tambahnya.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    5 Rudal Paling Mematikan...

    5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus

    Komentar
    Additional JS