Pemerintah Beri Kompensasi bagi Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur - Tribunnews
Pemerintah Beri Kompensasi bagi Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto, mendatangi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) untuk menjenguk langsung para korban kecelakaan maut kereta api.
- Kecelakaan pada Senin (27/4/2026) malam ini melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat dan menewaskan 7 orang serta puluhan lainnya luka-luka.
- Dalam kunjungannya, Presiden memastikan seluruh korban akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendatangi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) untuk menjenguk langsung para korban kecelakaan maut kereta api.
Kecelakaan pada Senin (27/4/2026) malam ini melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat dan menewaskan 7 orang serta puluhan lainnya luka-luka.
Dalam kunjungannya, Presiden memastikan seluruh korban akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
Presiden Prabowo tiba di RSUD Bekasi didampingi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan medis berjalan maksimal.
"Saya ucapkan belasungkawa, atas nama pribadi dan pemerintah," ujar Prabowo saat ditemui awak media di RSUD Bekasi.
Baca juga: Data Sementara Basarnas: 85 Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Selamat, 7 Meninggal
Berdasarkan data yang diterima Presiden, terdapat total 54 korban dalam insiden tersebut yang dilarikan ke RSUD Bekasi.
Prabowo menyempatkan diri melihat kondisi para pasien yang masih menjalani perawatan intensif.
"Masih sekitar antara 10 (orang yang di RS), 54 total korban, dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat ya. Sudah ditangani dengan baik. Sebagian sudah dikembalikan, sebagian masih di sini," jelasnya.

Terkait hak para korban, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.
Ia menjamin adanya pemberian kompensasi bagi para korban luka maupun keluarga korban meninggal dunia.
"Ya nanti ada semuanya, ada kompensasi ya," tegas Presiden singkat sebelum meninggalkan lokasi.