Polisi Hadirkan Pendampingan Trauma untuk Korban Kecelakaan KA Bekasi - Inilah
Polisi Hadirkan Pendampingan Trauma untuk Korban Kecelakaan KA Bekasi
Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB
Share
Sejumlah korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur mendapat perawatan di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
KecilBesar
Proses pemulihan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Kota Bekasi, terus berlangsung. Sejumlah korban kini mulai menunjukkan perkembangan, bahkan sebagian telah diperbolehkan pulang dari RSUD Kota Bekasi setelah menjalani perawatan.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Namun, ia menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya berhenti pada kondisi fisik.
"Adapun korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Kusumo dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Sebagai bagian dari upaya pemulihan menyeluruh, Polres Metro Bekasi Kota menurunkan tim konselor untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan keluarga. Pendampingan ini dilakukan langsung di RSUD Kota Bekasi, khususnya bagi korban yang masih menjalani perawatan intensif.
Tim konselor juga melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan para korban, baik secara medis maupun psikologis, dapat terpenuhi dengan baik.
"Kami ingin memastikan para korban dan keluarga tidak merasa sendiri. Selain penanganan medis, dukungan psikologis juga penting agar mereka bisa lebih kuat menghadapi situasi ini," ujar Kusumo.
Ia menambahkan, kehadiran konselor merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan di tengah situasi darurat, termasuk memastikan korban mendapatkan perhatian secara menyeluruh.
“Personel kami akan terus mendampingi dan membantu proses penanganan korban. Polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepedulian, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, perkembangan terbaru di RSUD Kota Bekasi menunjukkan adanya penambahan korban meninggal dunia. Direktur RSUD Kota Bekasi Ellya Niken Prastiwi menyampaikan satu pasien yang sebelumnya menjalani perawatan intensif dinyatakan meninggal dunia.
"Per hari ini pasien yang dirawat di kami ada 22 orang. Satu pasien baru datang tadi di IGD. Dari total itu, tiga orang dirawat di ICU," ujar Ellya.
"Dan qadarullah satu orang baru saja meninggal, dan semuanya yang di ICU kemarin sudah dalam pasca operasi," lanjutnya.
Dengan tambahan tersebut, total korban meninggal dunia yang ditangani di RSUD Kota Bekasi menjadi empat orang.
Adapun tiga korban yang lebih dulu meninggal pada Selasa (28/4) masing-masing atas nama Nuryati (41), Nur Laela (39), dan Engar Retno Krisjayanti (35). Sementara satu korban yang meninggal hari ini diketahui bernama Mia Citra (25). Seluruhnya merupakan perempuan.
Sebagai informasi, kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi pada Senin (27/4) malam di kawasan Bekasi Timur. Insiden ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Sebagian besar korban merupakan perempuan, mengingat gerbong yang terdampak adalah gerbong khusus perempuan yang berada di bagian paling belakang rangkaian kereta.
0 suka
0 bookmark
![]()
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Share




