Polisi Imbau Keluarga Korban Tabrakan KA di Bekasi Datangi Posko RS Polri - Detik
Polisi Imbau Keluarga Korban Tabrakan KA di Bekasi Datangi Posko RS Polri
Jakarta -
Jenazah korban tewas dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Para keluarga korban diimbau untuk mendatangi posko di RS Polri guna proses identifikasi.
KAI mencatat per pagi ini total korban tewas ada 14 orang. Sepuluh jenazah di antaranya dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Ada 10 korban yang meninggal dunia di RS Kramat Jati dan belum dikenali identitasnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Budi Hermanto mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya agar mendatangi ke posko di RS Polri guna proses identifikasi jenazah.
"Bagi warga masyarakat yang mencari keluarganya dapat ke posko RS Polri Kramat Jati," imbuhnya.
Hingga pagi ini pihak kepolisian bersama Basarnas, Damkar, TNI hingga KAI masih terus melakukan evakuasi pascatabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Tragedi kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL terjadi pada Senin (27/4) malam tadi. Kecelakaan terjadi saat KRL yang ditabrak sedang berhenti karena ada KRL lain yang tertemper taksi di perlintasan di Stasiun Bekasi Timur.
Tabrakan keras mengakibatkan gerbong khusus wanita yang berada di belakang robek ditembus oleh KA Argo Bromo. Insiden ini tidak hanya mengakibatkan korban tewas, tercatat puluhan korban juga luka-luka.
14 Korban Tewas
Korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka.
"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
KAI menyatakan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung oleh asuransi dan KAI. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
(mea/dhn)