0
News
    Home Bekasi Berita Featured KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Kereta KRL Lintas Peristiwa Menhub Spesial

    Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru - suara

    3 min read

     

    Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

    Menhub Dudy Purwagandhi saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

    Baca 10 detik

    • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi akan mengevaluasi perlintasan sebidang pascakecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada 28 April 2026.
    • Pemerintah berencana memasang palang pintu di titik rawan guna meningkatkan aspek keselamatan transportasi bagi seluruh pengguna jalan.
    • Kementerian Perhubungan turut mengevaluasi pembangunan jalur rel tambahan dan elektrifikasi untuk meningkatkan kapasitas serta keamanan layanan kereta.

    Suara.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah akan mengevaluasi keberadaan perlintasan sebidang usai kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

    Salah satu langkah yang disiapkan ialah pembangunan palang pintu di titik-titik perlintasan yang dinilai rawan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Dudy menanggapi dugaan penyebab kecelakaan yang dikaitkan dengan gangguan sinyal akibat adanya kendaraan taksi online yang melintasi perlintasan rel di jl. Ampera, Bekasi Timur, yang belum terpasang palang pintu.

    Menurutnya, perhatian terhadap aspek keselamatan di perlintasan sebidang juga menjadi sorotan langsung Presiden saat meninjau korban kecelakaan di rumah sakit.

    “Tadi Bapak Presiden saat kunjungan di Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi menengok korban, juga menyampaikan concern beliau terhadap palang lintasan sebidang ini,” ujar Dudy kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

    Ia menegaskan, pemerintah akan mendorong realisasi pemasangan palang pintu sebagai bagian dari peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian.

    “Insya Allah ke depannya kita akan segera merealisasikan pemasangan palang pintu untuk lintasan sebidang,” katanya.

    Selain itu, Kementerian Perhubungan juga akan mengevaluasi kebutuhan pembangunan jalur rel tambahan atau double-double track di lintasan tersebut.

    Menurut Dudy, proyek tersebut menjadi semakin penting untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan perjalanan kereta.

    Baca Juga: Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

    “Sebagai bagian dari evaluasi kami untuk double-double track itu ya. Termasuk juga mengenai elektrifikasi. Itu sudah merupakan bagian daripada evaluasi kami terhadap layanan kereta api, khususnya yang KRL,” jelasnya.

    Sementara itu, penyebab dari kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL commuter line tersebut masih dalam penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    Komentar
    Additional JS