0
News
    Home Featured Gen Z Keuangan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Spesial

    Purbaya Yudhi Sadewa Ingatkan Gen Z Terkait Risiko Pasar Modal - Babel Insight

    7 min read

     

    Purbaya Yudhi Sadewa Ingatkan Gen Z Terkait Risiko Pasar Modal


    Aditya Rachman

    Author


    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui awak media di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (21/4/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

    Smallest Font

    Largest Font

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan para investor pemula dari generasi muda agar tidak merasa langsung mahir saat mulai berinvestasi di pasar modal pada Senin (27/4/2026). Penegasan ini disampaikan dalam peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) di Gedung Bursa Efek Indonesia.

    Dilansir dari Money, partisipasi investor muda khususnya dari kalangan Gen Z saat ini tercatat mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai angka 57 persen. Meski demikian, tingginya keberanian masuk ke pasar modal tersebut dinilai belum berbanding lurus dengan pemahaman mengenai risiko investasi.

    "Sekarang juga banyak Gen Z yang berinvestasi di pasar modal kan. Sekitar 57 persen. Kalau Gen Z biasanya sok tahu," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

    Mantan Ketua LPS tersebut menyarankan agar investor yang belum menguasai mekanisme pasar sebaiknya menggunakan jasa profesional untuk mengelola dana. Hal ini bertujuan agar aset tetap berkembang sementara investor tetap bisa mempelajari seluk-beluk pasar modal secara bertahap.

    "Kalau Anda memang jago. Tapi kalau enggak, ikutin saja dulu sambil belajar," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

    Purbaya turut mempromosikan skema investasi berkala atau rupiah cost averaging melalui program PINTAR untuk membantu investor ritel memitigasi risiko volatilitas harga. Strategi ini dianggap lebih efektif dalam membangun disiplin investasi jangka panjang tanpa harus terbebani penentuan waktu yang tepat untuk masuk pasar.

    "PINTAR memitigasi risiko market timing. Anda tidak perlu lagi pusing kapan waktu terbaik untuk masuk ke pasar," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

    Purbaya menambahkan bahwa pendekatan pasif melalui instrumen reksa dana jauh lebih aman bagi pemula karena dikelola oleh manajer investasi profesional. Langkah tersebut penting diambil untuk menghindari pengambilan keputusan emosional ketika kondisi pasar sedang mengalami gejolak yang sulit diprediksi.

    "Kalau yang jago bisa, tapi yang jago cuma sedikit," ucap Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

    Pemanfaatan tenaga ahli dipandang sebagai solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu luang untuk memantau pergerakan pasar setiap hari. Purbaya menegaskan bahwa sikap rendah hati dalam belajar merupakan kunci utama dalam membangun aset masa depan melalui pasar modal.

    "Jadi anggapnya semuanya tidak tahu. Taruh di ahlinya, biar mereka kelola," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

    Peningkatan jumlah investor domestik dari kalangan muda disebut menjadi modal penting bagi penguatan basis ekonomi nasional. Purbaya menegaskan bahwa pertumbuhan ini harus dibarengi dengan literasi keuangan yang kuat serta sistem pengawasan industri yang ketat dari otoritas seperti OJK.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS