Rencana Aksi Buruh 1 Mei Diganti Jadi Perayaan May Day dengan Presiden Prabowo di Monas
Rencana Aksi Buruh 1 Mei Diganti Jadi Perayaan May Day dengan Presiden Prabowo di Monas
Kompas.tv - 30 April 2026, 20:02 WIB
JAKARTA, KOMPAS.TV - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh membatalkan rencana unjuk rasa di Gedung DPR pada hari peringatan buruh internasional atau May Day) 2026 Jumat (1/5/2026) besok.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan keputusan ini diambil setelah diskusi selama 1,5 jam dengan Presiden Prabowo Subianto.
Usai pertemuan itu, diputuskan peringatan Hari Buruh beralih menjadi perayaan May Day bersama Presiden di Monumen Nasional atau Monas.
"Dari diskusi yang kurang lebih hampir satu jam setengah tersebut, KSPI didukung oleh Partai Buruh memutuskan untuk mengadakan perayaan May Day bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto dan teman-teman serikat buruh lainnya di Monas," kata Said, Rabu (29/4/2026), dikutip dari unggahan video di Instagram KompasTV, @kompastv, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga: 200 Ribu Lebih Buruh Akan Padati Monas Besok, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Sebelumnya, menurut informasi dari unggahan akun Instagram KSPI, @kspi_citu, 23 April 2026 lalu, rencana aksi May Day 2026 akan dilakukan di Gedung DPR RI dan serentak di seluruh Indonesia pada Jumat, 1 Mei 2026 besok.
Berdasarkan unggahan tersebut, aksi yang akan dilakukan para buruh menyuarakan tuntutan utama "Hostum: Hapus Outsourching Tolak Upah Murah".
"HOSTUM bukan slogan. Ini adalah tuntutan nyata agar kerja kembali punya makna: memberi kepastian, memberi kesejahteraan, dan memberi masa depan," tulis KSPI dalam unggahannya.
Namun, berdasarkan perkembangannya, belakangan aksi tersebut dialihkan menjadi perayaan May Day bersama Presiden di Monumen Nasional (Monas).
Baca Juga: Besok Hari Buruh 1 Mei 2026 Libur Sekolah atau Tidak? Ini Jadwal SKB 3 Menteri
Menurut keterangan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Presiden Prabowo akan memberikan "kado" bagi buruh pada peringatan May Day tahun ini.
"Nanti Pak Presiden yang akan menyampaikan beberapa kado untuk teman-teman buruh dan pekerja. Kita tunggu saja," ujar Yassierli di Jakarta, Rabu, dilansir Antara.
Ia juga mengatakan Presiden Prabowo akan hadir dalam perayaan May Day di Monas 1 Mei 2026 besok.
"Pak Presiden nanti akan hadir insyaallah beserta lebih dari 200.000 buruh. Kalau yang saya dengar panitia adalah dari teman-teman serikat pekerja, serikat buruh," katanya.
Sumber : Kompas TV, Antara