Sutradara Fajar Nugros Lemas Lihat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur - Medcom
Sutradara Fajar Nugros Lemas Lihat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur - Medcom.id
Jakarta: Kabar duka datang dari dunia transportasi Indonesia. Terjadi kecelakaan antarkereta yang melibatkan Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan Kereta Listrik (KRL) rute Bekasi–Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam.
Insiden ini menuai reaksi dari sejumlah artis Tanah Air, salah satunya Fajar Nugros. Sineas tersebut mengungkapkan perasaannya melalui cuitan-cuitan di akun X @fajarnugros.
Anggota dewan pengawas Badan Perfilman Indonesia (BPI) itu sempat menuliskan reaksi singkat saat kabar mencuat. “Innalillahi,” tulisnya pada pukul 23.11 WIB.
Dalam cuitan berikutnya, Fajar juga menyinggung kecelakaan sebelumnya yang melibatkan KRL dengan sebuah mobil taksi listrik. Ia menilai pihak Kereta Api Indonesia (KAI) seharusnya menuntut perusahaan taksi tersebut sebagai penyebab insiden.
Pendiri studio film SL23 itu kemudian terus membagikan perkembangan terbaru terkait kejadian malam tersebut. Ia juga menyampaikan doa, khususnya untuk para petugas Customer Service On Train (CSOT) yang biasanya berada di gerbong paling belakang.
“Argo Bromo Anggrek adalah KA tercepat di Jawa. Semoga tak ada korban jiwa. Kalau seruduk belakang, semoga seluruh petugas CSOT selamat,” tulisnya.
Ia menambahkan, “Duh deg-degan. Lemes.”
Fajar juga menyoroti sejumlah kecelakaan besar antarkereta dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut, insiden-insiden tersebut kerap dipicu oleh kelalaian masinis hingga menimbulkan korban jiwa.
“Kejadian seruduk belakang terakhir terjadi di Gambir pada era Jonan, KRL dengan KRL. Sementara kejadian adu banteng terakhir terjadi di Sumbagsel antara KA Babaranjang. Di era Didiek Hartantyo. Menurut investigasi karena kelalaian masinis,” tambahnya.
Kronologi Singkat Kecelakaan Kereta di Bekasi
KA Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan KRL rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam. Peristiwa ini bermula saat kereta dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Kereta itu berhenti lantaran terdapat Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak mobil taksi listrik di perlintasan kereta api. Ketika berhenti, Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek melintas dari arah belakang dan langsung menghantam Commuter Line.
Data terbaru pada pukul 08.45 WIB mencatat kalau jumlah korban jiwa bertambah menjadi 14 orang serta 84 penumpang lainnya dikabarkan mengalami luka-luka. Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin pada Selasa (28/4).
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
(ELG)