0
News
    Home Berita Featured KAI Mie Instan Spesial

    Viral Masak Mie Instan di Kereta, Begini Aturan Penggunaan Stop Kontak dari KAI - Kompas

    4 min read

     

    Viral Masak Mie Instan di Kereta, Begini Aturan Penggunaan Stop Kontak dari KAI


    JAKARTA, KOMPAS.com - Viral di sosial media seorang penumpang memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam gerbong kereta api.

    Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut diketahui terjadi di atas rangkaian KA Murhani saat berhenti di Stasiun Tegal, Rabu (22/4/2026).

    Menanggapi viralnya video tersebut, Manager Humas Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa setop kontak yang tersedia di setiap kursi diperuntukkan bagi perangkat elektronik pribadi dengan konsumsi daya rendah, seperti pengisian baterai ponsel, tablet, laptop, maupun earphone.

    “Penggunaan setop kontak untuk peralatan berdaya tinggi, seperti kompor listrik, rice cookerhair dryer, maupun alat elektronik rumah tangga lainnya sangat tidak diperbolehkan,” kata Luqman dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

    Drone Serat Optik Hizbullah Sunyi Mematikan, Bikin Sistem Radar Canggih Israel “Buta”

    Baca juga: Dari Tegak Sampai Bisa Rebahan, Ini 8 Jenis Kursi Kereta Ekonomi di Indonesia

    “Selain melanggar aturan, hal tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan, serta mengganggu kenyamanan pelanggan lain,” lanjut Luqman.

    Atas video viral yang beredar, Luqman menyayangkan tindakan penumpang tersebut yang menyalakan kompor listrik di salah satu gerbong kereta.

    Dia mengatakan, hal tersebut bertentangan dengan ketentuan dan aturan KAI.

    Baca juga: KRL Dipastikan Beroperasi Normal Meski Mati Lampu di Jakarta Hari Ini

    Dia bilang, tindakan tersebut memiliki konsekuensi risiko keselamatan dan dapat mengganggu sistem kelistrikan kereta.

    “Kami memahami perhatian publik terhadap isu ini. Oleh karena itu, KAI saat ini masih melakukan penelusuran dan pendalaman secara menyeluruh, guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan,” tambahnya.

    Dia mengingatkan bahwa penggunaan perangkat berdaya besar secara bersamaan dapat memicu beban listrik berlebih, yang berpotensi mengganggu sistem kelistrikan kereta.

    Baca juga: KAI Tegaskan Barang Elektronik yang Tidak Boleh Dicolok di Stop Kontak Kereta

    Atas hal itu, KAI mengimbau agar penggunaan setop kontak dilakukan secara bijak.

    Perangkat yang diperbolehkan terbatas pada gadget berdaya rendah, sementara alat elektronik berdaya tinggi tidak diperkenankan.

    Dia mengimbau agar penumpang memastikan bahwa perangkat yang melakukan pengisian daya tidak mengalami panas berlebih.

    Dia juga menyarankan agar perangkat yang telah selesai melakukan pengisian daya untuk dilepaskan dari setop kontak.

    “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk tidak hanya tertib dalam perjalanan, tetapi juga bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Pastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tegas Luqman.

    Baca juga: Rosan Sebut Skema Utang Kereta Cepat Sedang Disempurnakan

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Selain Masinis, Supir Taksi Green SM Juga Diperiksa dalam Kasus Tabrakan KRL–Argo Bromo

    Komentar
    Additional JS