0
News
    Home Berita Featured Kasus Sitinjau Lauik Spesial

    Viral Rombongan Pengawalan Berhenti di Sitinjau Lauik, Polisi Lakukan Pemeriksaan Internal - Tribunnews

    6 min read

     

    Viral Rombongan Pengawalan Berhenti di Sitinjau Lauik, Polisi Lakukan Pemeriksaan Internal

    Teguran yang dilayangkan oleh Dirlantas Polda Sumbar terkait rombongan dari pihaknya tersebut.

    Ringkasan Berita:
    • Kasatlantas Polres Solok Kota, IPTU Akbar Kharisma Tanjung membenarkan terkait beredarnya aksi rombongan yang berhenti di tikungan ekstrem Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu.
    • Selain itu, IPTU Akbar juga mengaku menerima teguran yang dilayangkan oleh Dirlantas Polda Sumbar terkait rombongan dari pihaknya tersebut.
    • Ia belum bisa menjelaskan secara rinci seperti apa sanksi yang akan diberikan kepada anggota dari rombongan pengawalan tersebut.

     

    TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Kasat Lantas Polres Solok Kota, IPTU Akbar Kharisma Tanjung membenarkan terkait beredarnya aksi rombongan yang berhenti di tikungan ekstrem Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu.

    Selain itu, IPTU Akbar juga mengaku menerima teguran yang dilayangkan oleh Dirlantas Polda Sumbar terkait rombongan dari pihaknya tersebut.

    "Kami anev terkait hal ini dan sedang melaksanakan pemeriksaan internal," ucapnya saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Senin (13/4/2026).

    Untuk ke depannya, apakah anggota Satlantas Polres Solok Kota melanggar, keputusan akan keluar setelah pemeriksaan.

    Baca juga: Berantas Narkoba, Polres Padang Panjang Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tanah Datar

    Untuk itu, ia belum bisa menjelaskan secara rinci seperti apa sanksi yang akan diberikan kepada anggota dari rombongan pengawalan tersebut.

    "Kalau untuk sanksi nanti akan diberikan, tapi dalam bentuk apa sanksinya kita tunggu hasil pemeriksaan dulu. Bisa sanksi disiplin dan sebagainya," terangnya.

    Ia menegaskan, kapan hasil pemeriksaannya keluar, belum dapat diberikan secara pasti.

    Rekomendasi Untuk Anda

    Namun, perihal video rombongan viral yang berhenti di tikungan tajam di Sitinjau Lauik tersebut bakal diberikan sanksi atau teguran nantinya.

    "Kita belum bisa memastikan hasilnya keluar, tentu kita tunggu hasil pemeriksaannya dulu," tambahnya.

    Baca juga: Melawan Mahalnya Plastik di Padang, Dalima Beralih ke Keranjang Daur Ulang

    Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan aksi rombongan kendaraan berhenti di tikungan ekstrem Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), viral di media sosial.

    Dalam video tersebut, rombongan kendaraan tampak dikawal mobil patroli dan pengawalan (patwal) dari Polres Solok Kota.

    Video ini menjadi sorotan luas setelah beredar di platform Thread.

    Unggahan itu pertama kali dibagikan oleh akun @joezenzie pada Sabtu (11/4/2026), disertai narasi yang menyayangkan tindakan rombongan tersebut.

    "Kejadian yang sangat tidak masuk akal sekaligus memprihatinkan. Di tikungan yang terjal dan curam, mereka berhenti hanya untuk berfoto, sementara pengguna jalan lain terpaksa menunggu. Sangat membahayakan mereka sendiri dan pengguna jalan lain. Mirisnya ini dikawal oleh Polantas pula," tulis akun tersebut, dikutip TribunPadang.com, Senin (13/4/2026).

    Dari data yang dihimpun TribunPadang.com, dalam rombongan tersebut terdapat politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, yang juga mantan anggota DPR RI.

    Dalam video berdurasi beberapa detik itu, terlihat sejumlah orang keluar dari kendaraan untuk berfoto di lokasi tikungan.

    Sementara itu, kendaraan lain tampak harus berhenti saat rombongan tersebut mengambil gambar.

    Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, membenarkan kejadian dalam video tersebut.

    Ia menyebut peristiwa itu terjadi sekitar satu minggu lalu.

    "Ya benar, kejadian seminggu yang lalu," kata Reza kepada TribunPadang.com, Senin (13/4/2026).

    Atas kejadian tersebut, pihaknya telah memberikan teguran kepada jajaran Polres Solok Kota.

    "Kapolres Solok Kota dan Kasatlantas Polres Solok Kota sudah saya tegur dan arahkan untuk evaluasi pelaksanaan tugas pengawalan berikutnya," jelasnya.

    Ia pun mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

    "Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas," ujarnya.

    Sementara itu, Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro menyebut pihaknya telah mengingatkan jajaran polisi lalu lintas untuk menjaga nama baik institusi menyusul viralnya video tersebut.

    "Dari Ditlantas sudah menyampaikan kepada anggota polantas agar tetap menjaga nama baik institusi kepolisian dengan melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga keselamatan objek yang dikawal," tegasnya.

    Ia menambahkan, Dirlantas Polda Sumbar juga akan mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh jajaran polantas di wilayah Sumbar.

    "Imbauan akan disampaikan kepada seluruh anggota polantas melalui surat resmi," tutupnya. 


    Komentar
    Additional JS