0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Disdikbud Featured Lomba Cerdas Cermat MPR Spesial

    Aneh Tapi Nyata? Disdikbud Malah Salahkan Speaker ke Arah Juri Alami Gangguan Saat Lomba Cerdas Cermat MPR, Begini Alasannya - Radar Jember

    4 min read

     

    Aneh Tapi Nyata? Disdikbud Malah Salahkan Speaker ke Arah Juri Alami Gangguan Saat Lomba Cerdas Cermat MPR, Begini Alasannya

    Aneh Tapi Nyata? Disdikbud Malah Salahkan Speaker ke Arah Juri Alami Gangguan Saat Lomba Cerdas Cermat MPR, Begini Alasannya

    RADAR JEMBER - Usai para juri LCC 4 Pilar MPR RI dihujat oleh warganet. Kini sorotan kembali menuai kontroversi.

    Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat tengah menjadi sorotan publik usai video perdebatan dalam ajang tersebut viral di media sosial. 

    Kontroversi muncul setelah dewan juri dinilai tidak objektif karena memberikan penilaian berbeda terhadap dua jawaban peserta yang dianggap serupa.

    Dalam video yang beredar, tim Grup C dari SMAN 1 Pontianak terlihat melayangkan protes usai jawaban mereka dinyatakan kurang tepat dan mendapat pengurangan nilai sebesar lima poin.

    Sementara itu, tim lain yang memberikan jawaban serupa justru memperoleh poin penuh, yakni 10 poin.

    Keputusan tersebut memicu kekecewaan peserta dan menuai reaksi luas dari warganet. Banyak netizen mempertanyakan objektivitas dewan juri, bahkan kolom komentar akun resmi MPR RI dibanjiri kritik.

    Menanggapi polemik itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, menyatakan pihaknya telah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak beserta tim pendamping untuk membahas insiden tersebut.

    Menurut Faisal, salah satu dugaan penyebab kesalahpahaman dalam penilaian adalah gangguan teknis pada speaker yang mengarah ke meja dewan juri.

    Akibat gangguan itu, jawaban peserta diduga tidak terdengar jelas oleh juri, meski terdengar jelas oleh penonton di lokasi maupun pemirsa siaran langsung YouTube.

    “Informasi yang saya terima, speaker yang mengarah ke juri mengalami gangguan sehingga jawaban peserta kurang terdengar jelas. Sementara di live YouTube dan ke audiens penonton, suara terdengar jelas,” ujar Faisal, Senin (11/5/2026).

    Meski begitu, pihak Disdikbud meminta sekolah tetap menempuh jalur resmi dengan mengajukan permohonan peninjauan ulang kepada panitia penyelenggara.

    Faisal juga menegaskan bahwa LCC 4 Pilar merupakan agenda yang diselenggarakan langsung oleh MPR RI, bukan Pemerintah Provinsi Kalbar.

    Editor : M. Ainul Budi

    Komentar
    Additional JS