0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Budi Karya Sumadi DJKA Kasus Suap

    Begini Skema Aliran Suap Kasus DJKA yang Diduga Mengalir ke Budi Karya - Inilah

    13 min read

     

    Begini Skema Aliran Suap Kasus DJKA yang Diduga Mengalir ke Budi Karya

    Kamis, 14 Mei 2026 - 12:43 WIB

    Share

    Eks Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Rabu (26/7/2023). (Foto: Antara/Fianda Sjofjan Rassat).

    Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

    + Gabung

    KecilBesar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami skema aliran dugaan suap terkait proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Suap proyek jalur kereta ini berasal dari Sudewo (SDW) selaku Bupati Pati.

    Pendalaman skema aliran suap tersebut dilakukan dengan memanggil para saksi untuk diperiksa. Pada Rabu (13/5/2026), penyidik KPK memeriksa seorang saksi bernama Bambang Irawan Daeng Irate Jamal (BBG).

    Aliran ke Budi Karya

    Dalam pemeriksaan Bambang, penyidik KPK fokus terhadap dugaan pemberian uang dari Sudewo kepada Robby Kurniawan (RB). Dugaan skemanya, Sudewo memberikan uang kepada Bambang lalu diteruskan kepada Robby.

    "Hari ini dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada saksi Saudara BBG. Di mana, pemeriksaan kali ini fokus terkait dugaan pemberian uang dari Saudara SDW kepada Saudara RB yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung KPK Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (14/5/2026).

    Berdasarkan informasi, Bambang merupakan staf Robby Kurniawan.

    Kemudian, setelah menerima dari Bambang, Robby Kurniawan mengalirkan uang dari Sudewo tersebut ke pejabat di lingkungan Kemenhub, termasuk kepada diduga Budi Karya Sumadi, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan.

    "Di mana dari Saudara RB ini, diduga uang yang mengalir dari pihak SDW ini cross ke pihak-pihak di Kementerian Perhubungan yang membawahi DJKA, terkait dengan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan jalur kereta, di antaranya pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur," terang Budi Prasetyo.

    Pada era Menteri Perhubungan Budi Karya, Robby Kurniawan menjabat sebagai staf ahli menteri bidang logistik dan multimoda.

    Lebih lanjut, Budi memastikan penelusuran aliran dugaan suap Sudewo tidak berhenti pada sosok Robby Kurniawan. Dia menegaskan saat ini KPK sedang menelusuri dugaan suap Sudewo mengalir kepada Budi Karya.

    "Ini nanti yang akan kita dalami. Karena dari pemeriksaan hari ini ada dugaan aliran uang dari Saudara SDW melalui perantara, kemudian kepada Saudara RB. Nah, nanti dari RB ini apakah ada mengalir kembali dari pemberian uang dari pihak-pihak di sisi pemberi ini. Nah, nanti kita akan telusuri lagi apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut," papar Budi.

    Konstruksi Perkara

    Seperti diketahui, kasus dugaan suap di lingkungan DJKA ini terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

    Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

    Dari OTT tersebut, KPK menetapkan 10 orang tersangka. Kesepuluh tersangka tersebut diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

    Kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso; proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan; empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, Jawa Barat; serta proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa–Sumatera.

    0 suka

    0 bookmark

    Google

    Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

    Tambahkan Sekarang

    Topik

    Share

    BERITA TERKAIT

    BERITA TERKINI

    • Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih Presiden untuk hewan kurban. (Foto: Antara/Hery Sidik)


    • Ilustrasi Hantavirus (Foto: Adobe Stock)


    • Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim (tengah) berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/nz).


    • Song Weilong (Foto: Instagram / songsongswl)


    • Presiden China Xi Jinping menggelar upacara penyambutan untuk Presiden AS Donald Trump yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing, Kamis (14/5/2026). (Foto: CGTN)


    Komentar
    Additional JS