0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Hantavirus Jakarta Kasus Kesehatan Spesial

    Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Warga Jangan Lengah - Inilah

    13 min read

     

    Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Warga Jangan Lengah

    Kamis, 14 Mei 2026 - 11:35 WIB

    Share


    Ilustrasi hantavirus. (Foto: Shutterstock)

    Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

    + Gabung

    KecilBesar

    Temuan empat kasus Hantavirus di Jakarta mulai mendapat sorotan dari kalangan DPRD DKI. Politisi Partai Demokrat, Desie Christiyana Sari, mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tidak hanya fokus pada pencegahan umum, tetapi juga memperkuat deteksi dini serta edukasi publik secara lebih terarah.

    Menurut Desie, langkah antisipasi harus dilakukan secara sistematis, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi habitat tikus sebagai pembawa virus. Ia menilai, pendekatan berbasis lingkungan dan edukasi masyarakat menjadi kunci untuk menekan risiko penyebaran.

    “Dinas Kesehatan perlu menggeber upaya pencegahan secara masif, termasuk edukasi langsung ke masyarakat agar memahami risiko dan cara penularannya,” kata Desie kepada inilah.com, Rabu (13/5/2026).

    Ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas di lingkungan dengan potensi paparan tinggi. Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala awal yang muncul.

    “Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, atau sesak napas, apalagi setelah kontak dengan lingkungan yang berisiko,” katanya.

    Desie juga mengingatkan bahwa hantavirus dapat menular melalui paparan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, termasuk partikel udara yang terhirup. Karena itu, ia mendorong penggunaan alat pelindung seperti masker saat berada di area rawan.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Ia menegaskan bahwa meski bukan penyakit baru, potensi penularan tetap harus diantisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus atau jejaknya.

    Dengan meningkatnya mobilitas warga di perkotaan, penguatan literasi kesehatan dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat tidak hanya waspada, tetapi juga memahami tindakan pencegahan yang tepat.

    0 suka

    0 bookmark

    Google

    Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

    Tambahkan Sekarang

    Topik

    Share

    BERITA TERKAIT

    BERITA TERKINI

    • Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih Presiden untuk hewan kurban. (Foto: Antara/Hery Sidik)


    • Ilustrasi Hantavirus (Foto: Adobe Stock)


    • Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim (tengah) berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/nz).


    • Song Weilong (Foto: Instagram / songsongswl)


    • Presiden China Xi Jinping menggelar upacara penyambutan untuk Presiden AS Donald Trump yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing, Kamis (14/5/2026). (Foto: CGTN)


    Komentar
    Additional JS