0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Pendidikan Pendidikan Tinggi Spesial

    Daftar Jurusan Kuliah dengan Pengangguran Tertinggi 2026, Nomor 3 Pernah Jadi Primadona - Viva

    6 min read

      

    Daftar Jurusan Kuliah dengan Pengangguran Tertinggi 2026, Nomor 3 Pernah Jadi Primadona

    Ilustrasi wisuda/lulus kuliah.

    Jakarta, VIVA – Memilih jurusan kuliah kini tidak bisa hanya berdasarkan minat semata. Di tengah persaingan dunia kerja yang makin ketat, peluang mendapatkan pekerjaan setelah lulus menjadi salah satu faktor penting yang mulai dipertimbangkan banyak calon mahasiswa.

    Baca Juga

    Meski beberapa jurusan dikenal memiliki prospek gaji tinggi, kenyataannya tidak semua lulusan mudah mendapatkan pekerjaan. Bahkan, sejumlah bidang yang selama ini dianggap menjanjikan justru mencatat tingkat pengangguran cukup tinggi.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Data terbaru dari Federal Reserve Bank of New York menunjukkan beberapa jurusan kuliah memiliki tingkat pengangguran tertinggi di kalangan lulusan baru. Kondisi pasar kerja yang melambat serta perubahan kebutuhan industri menjadi salah satu penyebabnya.

    Baca Juga

    Melansir dari Investopedia, Jumat, 8 Mei 2026, berikut daftar jurusan kuliah dengan tingkat pengangguran tertinggi di tahun ini:

    1. Antropologi

    Baca Juga

    Antropologi menjadi jurusan dengan tingkat pengangguran tertinggi, yakni mencapai 9,4 persen. Bidang ini dinilai memiliki pasar kerja yang lebih terbatas dibanding jurusan dengan keterampilan teknis yang spesifik.

    2. Fisika

    Fisika berada di posisi kedua dengan tingkat pengangguran 7,8 persen. Meski dikenal sebagai jurusan dengan kemampuan analisis tinggi, banyak lulusannya harus bersaing ketat untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai bidang.

    3. Teknik Komputer

    Teknik komputer atau computer engineering mencatat tingkat pengangguran sebesar 7,5 persen. Lulusan ini kemungkinan menghadapi tingkat pengangguran yang relatif tinggi karena sektor teknologi mulai mengurangi pengeluaran sejak 2022. Kondisi itu membuat kebutuhan tenaga kerja di industri teknologi tidak sebesar beberapa tahun sebelumnya, termasuk untuk posisi entry level.

    4. Seni Komersial dan Desain Grafis

    Jurusan seni komersial dan desain grafis memiliki tingkat pengangguran 7,2 persen. Persaingan industri kreatif yang semakin ketat serta perkembangan teknologi AI disebut ikut memengaruhi peluang kerja lulusan bidang ini.

    5. Seni Rupa

    Seni rupa melengkapi daftar dengan tingkat pengangguran sebesar 7 persen. Bidang ini dinilai memiliki kebutuhan pasar kerja yang lebih terbatas dibanding sektor lain yang lebih teknis.

    Jurusan dengan Peluang Kerja Terbaik

    Di sisi lain, ada sejumlah jurusan yang justru memiliki tingkat pengangguran sangat rendah. Ilmu nutrisi menjadi jurusan dengan tingkat pengangguran paling kecil, yakni hanya 0,4 persen. Setelah itu ada layanan konstruksi sebesar 0,7 persen.

    Sementara pendidikan khusus, teknik sipil, serta ilmu hewan dan tumbuhan sama-sama mencatat tingkat pengangguran sekitar 1 persen.

    Jurusan dengan keterampilan yang lebih jelas dan spesifik memiliki peluang lebih baik karena kemampuan mereka lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sektor kesehatan dan teknik juga disebut masih mengalami pertumbuhan stabil dan peningkatan kebutuhan tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir.

    Tips agar Lulusan Baru Lebih Mudah Dapat Kerja

    Editor tren dunia kerja Indeed, Priya Rathod mengatakan, untuk lulusan dari jurusan dengan tingkat pengangguran tinggi seperti antropologi, seni rupa, atau desain grafis, kuncinya adalah tetap fleksibel dan fokus membangun keterampilan yang bisa diterapkan di banyak bidang. Ia menilai kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, manajemen proyek, hingga pelayanan pelanggan kini menjadi nilai tambah penting di dunia kerja.

    “Soft skill seringkali menjadi senjata rahasia yang membantu lulusan baru tampil menonjol dan tetap memiliki daya saing di berbagai industri,” ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Selain itu, pengalaman magang, freelance, pekerjaan part time, hingga kegiatan sukarela juga dinilai bisa membantu memperkuat resume lulusan baru. “Magang, pekerjaan part time, freelance, dan pengalaman sukarela merupakan cara berharga untuk memperkuat resume sekaligus memperluas jaringan,” ujarnya.

    Menurutnya, pekerjaan pertama setelah lulus kuliah juga tidak harus selalu menjadi pekerjaan impian. “Pekerjaan pertama setelah lulus kuliah tidak selalu merupakan pekerjaan impian, dan itu tidak masalah. Jurusan kuliah hanyalah titik awal, bukan batasan,” kata Rathod.

    Ilustrasi Job Fair Nasional.

    Daftar Negara Asia dengan Tingkat Pengangguran Tinggi, Indonesia Urutan Berapa?

    Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran Asia Timur dan Pasifik 2025 relatif rendah, namun beberapa wilayah mencatat angka tinggi hingga 11 persen.

    img_title

    VIVA.co.id

    7 Mei 2026

    Komentar
    Additional JS