0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita DPR Featured Guru Honorer Spesial

    DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal - tvOneNews

    16 min read

     

    DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

    Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.

    • Reporter :

      Rika Pangesti

    • Editor :

    Rabu, 13 Mei 2026 - 00:25 WIB

    Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera.

    Sumber :

    • Dokumentasi DPR RI

    Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.

    Menurut Mardani, pemerintah harus memastikan proses penataan pegawai berjalan adil dan tetap memberi kepastian status bagi tenaga non-ASN yang selama ini telah mengabdi di instansi pemerintah.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    “Tidak ada lagi pekerjaan yang sifatnya tidak tetap dan honorer bagi mereka yang bekerja untuk negara. Semuanya masuk ke dalam ASN, dua pintu PNS ataupun PPPK,” ujar Mardani, Selasa (12/5).

    Meski mendukung penataan sesuai amanat Undang-Undang ASN, politikus PKS itu menegaskan implementasinya tidak boleh dilakukan tergesa-gesa hingga mengorbankan tenaga honorer.

    Ia menilai guru honorer yang selama ini masih mengajar harus tetap mendapat perlindungan dan kesempatan diangkat menjadi ASN, baik melalui jalur PNS maupun PPPK.

    Mardani juga mengingatkan proses penataan honorer tidak sederhana karena melibatkan pemerintah daerah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi hingga Badan Kepegawaian Negara.

    Baca Juga

    Karena itu, ia meminta pemerintah segera mendata ulang tenaga honorer yang belum masuk basis data BKN dan mempercepat proses administrasi agar penyerapan ke formasi ASN bisa dilakukan lebih sistematis.

    Menurutnya, pengangkatan tenaga honorer bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian mereka selama bertahun-tahun.

    “Tidak boleh kebijakan penghapusan honorer membuat guru yang sudah mengajar sekarang justru terbengkalai. Negara harus hadir memberi kepastian,” tegasnya.

    Ia menilai keberhasilan penataan honorer akan berdampak pada kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

    “Yang sudah mengabdi tidak boleh kehilangan pekerjaan. Mereka harus mendapatkan kepastian status dan kesejahteraan,” ujarnya. (rpi/dpi)

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Jangan Lewatkan

    GBK Cetak Rekor Pendapatan Rp812 Miliar sepanjang 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

    GBK Cetak Rekor Pendapatan Rp812 Miliar sepanjang 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

    PPKGBK mengatakan pendapatan sebesar Rp812 miliar sepanjang tahun 2025 menjadi rekor tertinggi selama 63 tahun pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

    Daftar Penghargaan Individu AVC Champions League 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Borong Gelar, Noumory Keita MVP

    Daftar Penghargaan Individu AVC Champions League 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Borong Gelar, Noumory Keita MVP

    Daftar penghargaan individu AVC Champions League 2026, di mana Jakarta Bhayangkara Presisi memborong gelar termasuk Noumory Keita yang juga meraih MVP.

    Media Inggris Heran Lihat Perubahan Timnas Indonesia, Grup Neraka Piala Asia 2027 Jadi Sorotan

    Media Inggris Heran Lihat Perubahan Timnas Indonesia, Grup Neraka Piala Asia 2027 Jadi Sorotan

    Media Inggris menyoroti perubahan besar Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan disebut siap memberi kejutan di grup neraka.

    Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Catalunya: Fabio Di Giannantonio Tembus Tiga Besar, Marco Bezzecchi Aman di Puncak

    Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Catalunya: Fabio Di Giannantonio Tembus Tiga Besar, Marco Bezzecchi Aman di Puncak

    Klasemen MotoGP 2026 usai GP Catalunya, di mana Fabio Di Giannantonio merangsek ke posisi tiga besar. Sedangkan Marco Bezzecchi masih aman di puncak.

    Skandal 3.000 ASN Brebes Diduga Lakukan Absensi Fiktif, DPR Singgung Intergritas Pagawai Pemerintah

    Skandal 3.000 ASN Brebes Diduga Lakukan Absensi Fiktif, DPR Singgung Intergritas Pagawai Pemerintah

    Anggota Komisi II DPR RI, Shintya Sandra Kusuma, menyoroti skandal dugaan absensi fiktif yang dilakukan oleh ribuan ASN Kabupaten Brebes dan menyinggung soal integritas pegawai pemerintah.

    Penuh Haru dan Nostalgia, Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir Digelar Meriah

    Penuh Haru dan Nostalgia, Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir Digelar Meriah

    • News

    • 17/05/2026 - 21:26

    Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir tersebut menghadirkan pertunjukan lebih dari dua setengah jam yang dipenuhi nostalgia, kolaborasi, dan momen emosional.

    Komentar
    Additional JS