0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home ASN DPR Featured Guru Honorer Pendidikan Spesial

    DPR RI Desak Guru Honorer Tak Digantung Statusnya: Kalau Dibutuhkan, Angkat Jadi ASN - tvOneNews

    17 min read

     

    DPR RI Desak Guru Honorer Tak Digantung Statusnya: Kalau Dibutuhkan, Angkat Jadi ASN

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati menyoroti nasib guru honorer usai terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026.

    • Reporter :

      Rika Pangesti

    • Editor :

    Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00 WIB

    Ilustrasi Guru sedang mengajar di sekolah

    Sumber :

    • istimewa - Antara

    Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati menyoroti nasib guru honorer usai terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026.

    Menurutnya, pemerintah tidak boleh terus membiarkan guru honorer berada dalam ketidakpastian status.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Esti menegaskan, persoalan utama saat ini bukan sekadar memperpanjang masa kerja guru non-ASN hingga akhir tahun. Melainkan memastikan mereka mendapatkan kepastian hukum dan status yang jelas sebagai aparatur negara.

    “Pertama, bahwa (dengan adanya SE) itu sebenarnya adalah justru ada kepastian hukum, bahwa sampai Desember, BOS masih bisa dipakai. Nah sekarang pertanyaannya, justru habis itu seperti apa?” kata Esti, Kamis (14/5/2026).

    Politikus PDI Perjuangan itu meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret bagi guru yang selama ini sudah lama mengabdi dan masih dibutuhkan di sekolah-sekolah daerah.

    “Ya paling yang harus kita pertahankan, jika memang tenaga ini masih sangat dibutuhkan, berdasarkan data-data, dan mereka memang sudah memberikan pengabdian kepada dunia pendidikan cukup lama, ya segera saja justru itu jangan kemudian masukkan ke honorer. Ya masukkan saja ke ASN. ASN itu bisa PNS, bisa PPPK,” tegasnya.

    Baca Juga

    Esti juga mengkritik wacana skema PPPK Paruh Waktu yang hingga kini dinilai belum memiliki kejelasan aturan maupun status kerja.

    “Lalu yang PPPK Paruh Waktu itu juga nggak jelas, itu nggak jelas statusnya itu juga mesti kemudian didiskusikan bersama,” ujarnya.

    Menurut Esti, ketidakjelasan status guru justru berpotensi memperparah persoalan pendidikan, apalagi Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik di banyak daerah.

    Karena itu, ia mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah lebih aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar kebutuhan guru di daerah bisa dipenuhi tanpa mengorbankan nasib tenaga honorer.

    “Maka bagaimana cara supaya kementerian pendidikan dasar menengah melakukan komunikasi dengan Menteri Aparatur Negara yang memastikan bahwa daerah-daerah tersebut akan kecukupan. Maka guru-guru honorer, guru-guru PPPK Paruh Waktu itu juga segera bisa diberikan kepastian,” ungkapnya.

    Ia menilai penataan tenaga honorer menjadi ASN, baik melalui jalur PNS maupun PPPK, merupakan solusi jangka panjang untuk menjaga kualitas pendidikan nasional.

    Diketahui, Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 yang diteken pada 13 Maret 2026 mengatur penugasan guru non-ASN di sekolah negeri hingga 31 Desember 2026.

    Aturan itu memastikan guru non-ASN tetap dapat mengajar dan menerima penghasilan selama masa transisi.

    Namun, kebijakan tersebut juga melarang pengangkatan honorer baru dan hanya berlaku bagi guru yang sudah terdata di Dapodik sebelum 31 Desember 2024.(rpi/raa)

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Jangan Lewatkan

    GBK Cetak Rekor Pendapatan Rp812 Miliar sepanjang 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

    GBK Cetak Rekor Pendapatan Rp812 Miliar sepanjang 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

    PPKGBK mengatakan pendapatan sebesar Rp812 miliar sepanjang tahun 2025 menjadi rekor tertinggi selama 63 tahun pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

    Daftar Penghargaan Individu AVC Champions League 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Borong Gelar, Noumory Keita MVP

    Daftar Penghargaan Individu AVC Champions League 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Borong Gelar, Noumory Keita MVP

    Daftar penghargaan individu AVC Champions League 2026, di mana Jakarta Bhayangkara Presisi memborong gelar termasuk Noumory Keita yang juga meraih MVP.

    Media Inggris Heran Lihat Perubahan Timnas Indonesia, Grup Neraka Piala Asia 2027 Jadi Sorotan

    Media Inggris Heran Lihat Perubahan Timnas Indonesia, Grup Neraka Piala Asia 2027 Jadi Sorotan

    Media Inggris menyoroti perubahan besar Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan disebut siap memberi kejutan di grup neraka.

    Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Catalunya: Fabio Di Giannantonio Tembus Tiga Besar, Marco Bezzecchi Aman di Puncak

    Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Catalunya: Fabio Di Giannantonio Tembus Tiga Besar, Marco Bezzecchi Aman di Puncak

    Klasemen MotoGP 2026 usai GP Catalunya, di mana Fabio Di Giannantonio merangsek ke posisi tiga besar. Sedangkan Marco Bezzecchi masih aman di puncak.

    Skandal 3.000 ASN Brebes Diduga Lakukan Absensi Fiktif, DPR Singgung Intergritas Pagawai Pemerintah

    Skandal 3.000 ASN Brebes Diduga Lakukan Absensi Fiktif, DPR Singgung Intergritas Pagawai Pemerintah

    Anggota Komisi II DPR RI, Shintya Sandra Kusuma, menyoroti skandal dugaan absensi fiktif yang dilakukan oleh ribuan ASN Kabupaten Brebes dan menyinggung soal integritas pegawai pemerintah.

    Penuh Haru dan Nostalgia, Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir Digelar Meriah

    Penuh Haru dan Nostalgia, Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir Digelar Meriah

    • News

    • 17/05/2026 - 21:26

    Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir tersebut menghadirkan pertunjukan lebih dari dua setengah jam yang dipenuhi nostalgia, kolaborasi, dan momen emosional.

    Komentar
    Additional JS