Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK - suara
Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK
Baca 10 detik
- Eny Retno menjenguk suaminya, Yaqut Cholil Qoumas, di Rutan KPK Jakarta pada perayaan Iduladha, Rabu 27 Mei 2026.
- Eny membawakan tempe goreng serta makanan non-santan karena Yaqut memiliki kondisi kesehatan berupa penyakit asam lambung atau gerd.
- Kondisi Yaqut dilaporkan sehat dan pihak keluarga tidak mengajukan permohonan pengalihan status tahanan menjadi tahanan rumah saat ini.
Suara.com - Istri mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, Eny Retno mengaku membawakan makanan untuk suaminya.
Hal itu disampaikan Eny usai menjenguk Yaqut di tahanan dalam rangka Iduladha 1447 Hijriah di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Eny mengaku hanya membawakan tempe goreng kesukaan Yaqut dan makanan sehari habis. Namun, Eny mengatakan dirinya tak membawakan Yaqut makanan khas hari raya seperti ketupat maupun sayur hingga daging-dagingan lantara suaminya tak bisa makan santan.
"Yang pasti aku ngirimnya ya tempe goreng kesukaan beliau gitu kan. Nah, kalau yang matangnya sih ya itu aja sih, sama sayur-sayuran biasalah untuk sekali makan sampai hari ini. Kalau makanan matang kan enggak bisa untuk bertahan lama ya. Paling ya roti-roti, kue-kue kering gitu," kata Eny di lokasi, Rabu (27/5/2026).
"Kebetulan Abah kan ada gerd ya, jadi enggak bisa dahar (makan) yang pakai santan gitu. Jadi yang ringan-ringan aja, yang non-santan gitu. Daging juga enggak terlalu senang sih, jadi kita alhamdulillah nanti paling yang ringan-ringan aja. Bapak itu enggak terlalu rewel untuk daharnya, cuma karena gerd-nya aja jadi mesti hati-hati," lanjut dia.
Pada kesempatan yang sama, Eny mengungkapkan kondisi Yaqut saat ini dalam keadaan sehat. Dia juga menyampaikan bahwa keluarga tidak lagi mengajukan pengalihan penahanan menjadi tahanan rumah seperti sebelumnya pada Hari Raya Idul Fitri.
"Kalau sekarang sih enggak ya. Kita sih eh apa ya? Apa ya? Harapannya sih ya pulang ya, semuanya juga semua berharap Abah bisa pulang. Semogalah, doain ya, semoga di hari baik ini membawa hal baik juga buat kami sekeluarga," ujar Eny.