0
News
    Home Bangladesh Berita Campak Dunia Internasional Featured Kesehatan Spesial

    Korban meninggal akibat campak di Bangladesh 300 jiwa - Antara

    2 min read

      

    Korban meninggal akibat campak di Bangladesh 300 jiwa

    Ilustrasi campak. (ANTARA/HO/freepik.com)

    Dhaka (ANTARA) -

    Wabah campak dan gejala mirip campak di Bangladesh menewaskan 10 anak lagi, sehingga jumlah korban jiwa sejak pertengahan Maret meningkat menjadi 294 orang, kata otoritas kesehatan setempat, Minggu.

    Menurut buletin Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan Bangladesh, lebih dari 1.260 kasus infeksi baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir, sehingga total kasus melampaui 45.800.

    Sejumlah pasien dari wilayah perdesaan dilaporkan datang ke Dhaka untuk mendapatkan perawatan lanjutan, termasuk akses ke fasilitas penunjang hidup.

    Negara itu juga menghadapi kekurangan serius alat uji di tengah merebaknya wabah secara nasional.

    World Health Organization bulan lalu menyatakan infeksi campak telah menyebar ke 58 dari 64 distrik di Bangladesh, atau sekitar 91 persen wilayah administratif, yang menunjukkan penularan meluas secara nasional.

    Kementerian Kesehatan Bangladesh telah meluncurkan kampanye vaksinasi khusus. Sejak April, lebih dari 16,23 juta anak telah menerima vaksin.

    WHO menyebut wabah tersebut berkaitan dengan menurunnya cakupan imunisasi, terutama akibat kekosongan stok vaksin secara nasional pada periode 2024--2025.

    Campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan terutama menyerang anak-anak. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, radang otak, hingga kematian, terutama pada anak yang mengalami gizi buruk atau belum divaksinasi.

    Campak juga masih menjadi salah satu penyebab utama kematian anak yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi di seluruh dunia.

    Sumber: Anadolu

    Baca juga: Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korban meninggal akibat campak di Bangladesh nyaris 300 jiwa

    Komentar
    Additional JS