0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Hantavirus Jakarta Kesehatan Spesial

    Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Waspadai Hantavirus - Kota Administrasi Jakarta Barat

    2 min read

     

    Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Waspadai Hantavirus - Kota Administrasi Jakarta Barat

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan menginformasikan masih ada tiga kasus positif Hantavirus di Jakarta. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang masih dalam pemantauan intensif jajarannya. 

    "Untuk update kasus Hantavirus yang ada di Jakarta, sampai saat ini kita masih menemukan ada tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan kepada teman-teman wartawan, dan ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini," tutur Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat ditanya wartawan pada kegiatan peresmian Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Senin (18/5). 

    Dijelaskan Ani, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengambil sejumlah langkah antisipasi menyusul dikeluarkannya surat kewaspadaan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI terkait penyebaran Hantavirus. 

    Sebagai tindak lanjut, Dinkes DKI Jakarta menerbitkan surat edaran kewaspadaan kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan di Jakarta agar meningkatkan deteksi dini terhadap potensi kasus Hantavirus di masyarakat. 

    "Kami telah memberikan surat edaran terkait kewaspadaan kasus Hantavirus untuk seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta," ujarnya. 

    Selain itu, sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) juga telah ditunjuk sebagai rumah sakit sentinel guna memperketat monitoring dan penanganan terhadap pasien yang diduga terpapar Hantavirus, sekaligus menyiapkan tim gerak cepat. 

    "Ada tim gerak cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan ini apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan," ujar Ani.

    Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah utama pencegahan dari penularan virus. 

    "Yang pertama adalah melakukan protokol kesehatan yakni pola hidup bersih, dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Ini kunci untuk mencegah masuknya virus ke tubuh kita," tukasnya. 

    Dalam kesempatan itu, Ani memaparkan, Hantavirus ditularkan melalui tikus, terutama kencing, kotoran dan air liur tikus yang mengering lalu bercampur dengan udara dan terhirup manusia. 

    “Hanvirus ditularkan melalui tikus sehingga yang perlu diwaspadai adalah ketika masyarakat membersihkan tempat-temat yang terdapat banyak tikus. Penularan utamanya adalah melalui inhalasi aerosol dari kotoran, air liur, dan kencing tikus yang mengering kemudia bercampur dengan partikel udara," jelasnya. 

    Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus. Ia mengingatkan agar area tersebut tidak langsung dibersihkan dalam kondisi kering. (why)

    Komentar
    Additional JS