0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Keuangan Perancis Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Kembali ke Jakarta Bawa 4 Kesepakatan dengan Prancis Capai USD 3,5 M - Viva

    6 min read

     

    Prabowo Kembali ke Jakarta Bawa 4 Kesepakatan dengan Prancis Capai USD 3,5 M

    Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis

    Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis, pada Jumat, 29 Mei 2026. Kepala Negara bersama delegasi terbatas lepas landas dari Bandara Orly, Paris, menuju Jakarta.

    Baca Juga

    Setibanya di Bandara Orly, Presiden Prabowo menerima penghormatan militer berupa pasukan jajar kehormatan sebanyak 21 personel yang berdiri di sisi kiri dan kanan karpet merah.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Tampak menyambut Kepala Negara di depan karpet merah yakni Menteri Urusan Frankofoni, Kemitraan Internasional, dan Warga Negara Prancis di Luar Negeri Eléonore Caroit dan Gubernur Militer Paris Jenderal Loïc Mizon. Suasana pelepasan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Republik Prancis kepada Kepala Negara Indonesia.

    Baca Juga

    Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo turut dilepas oleh sejumlah pejabat, antara lain Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, serta Atase Pertahanan RI di Paris Marsma TNI Hendra Gunawan.

    Selama berada di Paris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis. 

    Baca Juga

    Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat diplomasi aktif dan memperluas kerja sama strategis dengan negara-negara sahabat di kawasan Eropa.

    Sementara, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyambut peluncuran France Indonesia High Level Business Council sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis, sekaligus mempercepat realisasi investasi dan perdagangan antara kedua negara.

    Presiden Prabowo Kembali ke Jakarta

    Photo :

    • Tim Media Presiden

    Peluncuran dewan bisnis tingkat tinggi tersebut dilakukan pada 28 Mei 2026 di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis.

    “Pembentukan France - Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan.

    Forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun. Dewan bisnis dipimpin bersama oleh Chair France Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone, Antoine de Saint-Affrique, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

    Rosan mengungkapkan bahwa momentum peluncuran dewan bisnis tersebut turut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

    “Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” kata Rosan.

    Menurut Rosan, keberadaan dewan bisnis ini juga akan berperan penting dalam mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman dan komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya. Pada kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei 2025, tercatat sebanyak 27 MoU ditandatangani dengan nilai lebih dari USD 11 miliar.

    “Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan. Karena itu, forum ini akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi hambatan, mempercepat penyelesaian berbagai kendala, dan memastikan investasi berjalan optimal,” lanjutnya.

    Presiden Prabowo Subianto disambut dengan pelukan hangat Presiden Prancis Emmanuel Macron saat tiba di Istana Elysee

    Photo :

    • Antara

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dewan Bisnis Indonesia - Prancis menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada tahun 2035. Dengan dukungan penuh pemerintah Indonesia dan Prancis, Kadin Indonesia dan MEDEF International akan terus memperkuat koridor ekonomi bilateral guna membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor strategis.

    “Kami optimistis hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis akan semakin kuat. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing kedua negara di tengah dinamika ekonomi global,” tutur Rosan.

    Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Denny JA bersalaman dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron

    Denny JA: Macron dan Prabowo, Dua Pemain Geopolitik yang Hebat

    Denny JA mengatakan, hubungan yang semakin erat antara Indonesia-Prancis bukan sekadar kisah dua negara yang memperkuat kerja sama bilateral tapi kemitraan lebih dalam.

    img_title

    VIVA.co.id

    29 Mei 2026

    Komentar
    Additional JS