Prabowo: Kita Tidak Anti Orang Kaya, tapi Harus Nasionalis - detik
Prabowo: Kita Tidak Anti Orang Kaya, tapi Harus Nasionalis
Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menekankan kekayaan Indonesia harus bisa dirasakan semua masyarakat. Kemakmuran harus merata di Indonesia. Dia tidak menginginkan segelintir orang kaya saja yang menikmati kekayaan Indonesia.
Prabowo menekankan dirinya tidak anti terhadap orang kaya. Hanya saja, baginya orang kaya harus punya rasa nasionalisme.
"Kemakmuran harus dirasakan semua rakyat. Yang kaya tidak boleh 0,1% di atas saja. Kita terbuka Indonesia harus untuk semua. Yang kuat monggo, kita tidak anti orang kaya, tapi harus nasionalis," kata Prabowo dalam groundbreaking proyek hilirisasi strategis, Rabu (29/4/2026).
Prabowo juga menekankan bangsa Indonesia tidak ingin tanahnya hanya digunakan menjadi alat mendulang kekayaan macam ladang dan sawah saja sementara keuntungannya dibawa ke luar negeri.
"Bangsa kita bukan ladang dan sawah untuk diambil kekayaannya dan dbawa ke luar negeri. Kita bangsa Indonesia tak mau jadi sawah, dan ladangnya orang lain," ujar Prabowo.
Prabowo kembali menegaskan kekayaan Indonesia harus bisa berada di tangan bangsanya sendiri dan dinikmati oleh rakyatnya sendiri.
"Kita ingin kekayaan Indonesia di tangan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Berkali kali saya bicara begitu, dan saya bertekad mencapai hal itu," tegas Prabowo menutup.
Tonton juga video "Prabowo Singgung 'Kabur Aja Dulu': Mau Kabur ke Yaman, Silakan"
(acd/acd)