-->
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Ungkit Penjajahan: Derajat Kita Pernah Ditempatkan di Bawah Anjing - detik

    2 min read

     

    Prabowo Ungkit Penjajahan: Derajat Kita Pernah Ditempatkan di Bawah Anjing

    Prabowo Subianto (Foto: Agung Pambudhy/detikFoto)

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pengelolaan ekonomi Indonesia telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Menurut Prabowo, cetak biru ekonomi itu dirumuskan para pendiri bangsa setelah melalui perjuangan panjang dalam memerdekakan bangsa Indonesia.

    Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidatonya pada rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2026). Awalnya Prabowo bercerita mengenai pengalaman para pendiri bangsa yang merasakan penjajahan.

    "Tentang pengelolaan ekonomi negara kita, sesungguhnya telah dirumuskan oleh para pendiri pendiri bangsa kita, para pendiri-pendiri bangsa kita bukan orang-orang yang lugu atau naif. Mereka merasakan penjajahan, mereka merasakan dijajah," kata Prabowo.

    Selain itu, Prabowo menyebut para pendiri bangsa Indonesia telah merasakan apa itu imperialisme. Bahkan mereka merasakan derajat harga diri bangsa Indonesia yang ditempatkan lebih rendah dibanding anjing.

    "Mereka merasakan bahwa bangsa Indonesia ditempatkan derajatnya di bawah anjing. Mereka melihat dan merasakan kekayaan Nusantara ratusan tahun diambil oleh penjajah-penjajah," tuturnya.

    Prabowo meminta agar jangan terlalu mengagumi bangsa yang kekayaannya mengambil dari negara lain. Terlebih lagi negara kaya tersebut kadang berusaha mengajarkan sesuatu yang tidak mereka lakukan sendiri.

    "Hendaknya janganlah kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain," ucap dia.

    "Janganlah kita rendah diri, janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita, padahal mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan kepada kita," tambahnya. (ial/knv)

    Komentar
    Additional JS