Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home B50 Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026 - SindoNews

    10 min read

     


    Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia Indeks HI-LITE More SINDOscope More MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel Live TV RCTI GTV MNCTV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin

    Sabtu, 04 Juli 2026 - 16:41 WIB

    BBM B50 yang merupakan campuran biodiesel berbasis minyak nabati dengan solar bakal diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 9 Juli 2026 mendatang. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews

    A A A

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan resmi meluncurkan BBM B50 pada Kamis, 9 Juli 2026 mendatang. BBM B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen BBM jenis solar.

    “Adapun peluncuran resminya akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1-2 minggu kedepan. Kalau tidak salah rencananya tanggal 9, nanti bisa dikonfirmasi ulang,” ungkap Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/7/2026).

    Baca juga: Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap

    Sementara itu, kebijakan transisi energi tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No.257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang kewajiban pencampuran bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan bahan bakar minyak berupa minyak solar sebesar 50% (B50). Regulasi ini berada dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

    Qodari pun menegaskan bahwa kebijakan pengembangan B50 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional. Program ini diharapkan dapat meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT), memperkuat fleksibilitas sistem energi nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap.

    Selain itu, implementasi B50 juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan membantu Indonesia mencapai target net zero emission sesuai dengan kebijakan dan komitmen pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan.

    Baca juga: Kenaikan BBM Non-Subsidi, DPR: Kelas Menengah ke Atas Shock

    “Arah pengembangan tersebut menjadi bagian dari roadmap transisi energi untuk meningkatkan bauran EBT, memperkuat fleksibilitas sistem tenaga listrik, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap, mendukung ekonomi hijau dan mencapai target net zero emission sesuai kebijakan pemerintah,” pungkasnya.

    (shf)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    5 Kombes Pol Pecah Bintang...

    5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    Terungkap Alasan Roy...

    Penasihat Ahli Kapolri...

    Transformasi Strategis...

    Daftar Kapolda Baru...

    Penyebaran Budaya LGBT...

    Fenomena Korupsi di...

    Komentar
    Additional JS