0
News
    Home Ban Berita Featured Kasus Lintas Peristiwa Spesial Tol Jagorawi

    Sejumlah Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Pengemudi Kaget Ban Sudah Sobek - Kompas

    6 min read

     

    Sejumlah Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Pengemudi Kaget Ban Sudah Sobek



    BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah mobil mengalami pecah ban massal di Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (30/4/2026) sore.

    Salah satu pengemudi mobil yang mengalami kejadian tersebut, Lia (28), mengungkapkan, ada sekitar 11 mobil yang mengalami pecah ban massal.

    Lia bercerita, mulanya ia melintas dari Gerbang Tol Cimanggis menuju Gunung Putri sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, kondisi lalu lintas di lajur 2 sedang padat merayap.

    Baca juga: May Day Monas Diramaikan Kaus Bergambar Garuda, Dibagikan ke Buruh Secara Cuma-cuma

    "Posisi kejadiannya itu setelah ngelewatin Gerbang Tol Cimanggis, berarti arah Gunung Putri. Terus di situ aku di jalur dua, emang kan lagi padat-padatnya ya jam segitu," kata Lia saat dihubungi Kompas.com, pada Jumat (1/5/2026).

    Di Depan Massa Buruh, Prabowo: MBG Bermanfaat atau Tidak?

    Saat melintas di sekitar jembatan dekat Podomoro menuju arah Bogor, kendaraan yang dikemudikannya mulai terasa melambat.

    "Nah habis itu, itu bener-bener enggak bisa, enggak bisa kenceng, pokoknya paling kenceng itu di 60 (kilometer per jam) kecepatannya," ujarnya.

    Baca juga: Rumah-rumah di Kemayoran Porak-poranda...

    Lia kemudian melihat banyak kendaraan di depannya melambat dan menepi ke bahu jalan sambil menyalakan lampu hazard. Awalnya, ia mengira terjadi kecelakaan.

    "Aku juga ikut pasang hazard, takutnya ditabrak dari belakang kan. Pas yang depan aku minggir ke kiri semua, terus baru sadar itu ternyata pada udah bocor semua tuh ban mobil," jelas dia.

    "Udah pada bocor (ban mobil), ada sekitar pertama tuh dua (mobil bocor ban), terus tiga (mobil bocor ban), terus satu (mobil bocor ban). Jadi jaraknya tuh enggak begitu jauh, kayak cuma sekitar 100 meteran gitu loh pada minggir," lanjutnya.

    Baca juga: Taman Bendera Pusaka Lagi Tren, Pengunjung Membludak hingga Lampaui Kapasitas Parkir

    Karena merasa kondisi ban kendaraannya tidak normal, Lia memutuskan menepi di bahu jalan sebelum pintu keluar Tol Gunung Putri untuk memeriksa kondisi kendaraan.

    Setelah dicek, ban belakang kanan mobilnya ternyata mengalami sobek.

    "Cek belakang ternyata yang belakang udah enggak ada angin sama sekali, udah sobek. Ternyata sobek ya dari samping dari velg tuh ke tengah tuh sobekannya," ujar dia.

    Baca juga: Penyiraman Air Keras di Cengkareng Jakbar Diduga Dipicu Tuduhan Curang Saat Main Bola

    Ia mengaku heran karena tidak menemukan benda tajam yang menancap di ban kendaraannya.

    "Enggak ada (benda tajam), enggak tahu kayak kesilet gitu loh. Bingung, entah itu di jembatan itu ada besi nongol aku enggak paham ya, karena posisi kan hujan deres kemarin tuh sore," jelas Lia.

    Lia mengatakan, dirinya sempat menghentikan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang melintas dan mendapat informasi bahwa sudah ada 11 kendaraan yang mengalami pecah ban.

    "Nah pas PJR lewat aku stop-in, dia muter balik nyamperin. 'Ada apa?' kata Pak polisi gitu. 'Ini Pak, bocor' gitu kan, pecah ban. 'Oh sama Bu, di belakang juga udah 11 mobil yang udah pecah', kata dia gitu," ungkap Lia.

    Aspal mengelupas

    Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengatakan, kejadian ban bocor massal disebabkan kondisi aspal yang mengelupas akibat hujan deras sejak sore hari.

    Baca juga: Alasan Kelompok Buruh Ini Pilih May Day di Depan DPR, Bukan di Monas

    "Jadi aspalnya mengelupas, ya. Mobil kencang 'blep' namanya beda tinggi kan jedug. Tadi semalam saya datang (sedang) ditambal," ungkap Jajuli saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

    Menurut dia, kerusakan jalan berada di Kilometer 17, tepatnya di sambungan jembatan sebelum arah Gunung Putri.

    "Jadi kalau dari Cibubur itu kan ada Chevron yang dari CCT, Chevron Cimanggis Cibubur itu, lewat lagi kan ada jembatan, ya itu di situ. Kilometer 17. Sebelum Cimanggis. Cimanggis kan kilometer 19," tutur dia.

    Baca juga: Penyiraman Air Keras di Cengkareng Jakbar, Cekcok Sepele Usai Main Bola Diduga Jadi Pemicu

    Penjelasan Jasa Marga

    Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan, laporan awal terkait kejadian itu diterima pukul 17.40 WIB.

    "Petugas Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) langsung melakukan pemeriksaan di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan," ujar Alvin dalam keterangan resminya.

    Sebagai langkah awal, kata Alvin, petugas JMTM telah melakukan penambalan sementara pada titik-titik perkerasan yang mengalami kerusakan.

    Baca juga: Ada Aksi Hari Buruh, Arus Lalu Lintas di Sekitar Monas Dialihkan

    "Serta berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pembersihan area jalan tol di sekitar lokasi kejadian mengantisipasi adanya paku atau benda-benda tajam yang jatuh dari kendaraan pengguna jalan dan berpotensi merusak ban pengguna jalan," imbuhnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS