0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kesehatan Makan Bergizi Gratis MALANG Spesial

    7 Dapur MBG di Kota Malang Disetop Sementara, Terkendala Instalasi Pengolahan Limbah - Times Indonesia

    3 min read

     

    7 Dapur MBG di Kota Malang Disetop Sementara, Terkendala Instalasi Pengolahan Limbah

    A-AA+

    MALANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang menghadapi kendala teknis. Sebanyak tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG terpaksa menghentikan operasional sementara setelah ditemukan masalah pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kota Malang, Erik Setyo Santoso mengatakan, penghentian sementara dilakukan untuk memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar sanitasi dan pengelolaan lingkungan.

    “Total ada tujuh SPPG yang disuspend karena permasalahan IPAL,” ujar Erik, Jumat (5/6/2026).

    Salah satu dapur yang terdampak adalah SPPG Sukun Gadang I. Menurut Erik, penghentian operasional dilakukan hingga pengelola menyelesaikan kewajiban penyediaan sistem pengolahan limbah yang sesuai ketentuan.

    “Iya, salah satunya SPPG Sukun Gadang I yang disuspend karena masalah IPAL,” ungkapnya.

    Meski demikian, sejumlah pengelola dapur MBG yang disuspend mulai melakukan perbaikan. Bahkan beberapa di antaranya telah memasang IPAL dan mengajukan permohonan agar izin suspend dicabut sehingga operasional dapat kembali berjalan.

    “Informasi terbaru, IPAL sudah terpasang dan pihak yayasan sudah mengajukan pencabutan suspend,” ucapnya.

    Data Satgas MBG Kota Malang mencatat saat ini terdapat 87 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah. Sebanyak 70 dapur telah beroperasi, tujuh dapur disuspend, satu dapur menghentikan operasional, sembilan dapur siap beroperasi, dan 67 lainnya masih dalam tahap persiapan pembangunan.

    Selain persoalan IPAL, aspek sanitasi juga masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga kini baru 16 SPPG yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sedangkan 69 lainnya masih dalam proses pengurusan.

    Meski demikian, capaian program MBG terus bertambah. Sebanyak 57 SPPG yang telah beroperasi kini mampu melayani kelompok penerima manfaat prioritas atau 3B, yakni ibu hamil, balita, dan ibu menyusui.

    Dari jumlah tersebut, 16 SPPG yang telah memiliki SLHS tercatat melayani 15.875 penerima manfaat kelompok 3B. Sementara secara keseluruhan, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang telah mencapai 181.927 orang.

    Berdasarkan data yang dihimpun, tujuh SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL meliputi SPPG Sukun Gadang I (Yayasan Alquran Baitul Basyar), SPPG Kedungkandang Madyopuro 2 (Yayasan Putra Pahlawan Dua), SPPG Kedungkandang Tlogowaru (Yayasan Mitra Cendekia Waskita), SPPG Blimbing Kesatrian (Yayasan Manunggal Kartika Jaya), SPPG Blimbing Arjosari (Yayasan Syarifudin Islamic Center), SPPG Kedungkandang Sawojajar 4 (Yayasan Prokids Anak Indonesia), serta satu SPPG lainnya yang juga tercatat dalam daftar suspend karena belum memenuhi ketentuan pengolahan limbah. (*)

    Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
    Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
    Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

    Komentar
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Additional JS