Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kisah Inspirasi Kisah Inspiratif Spesial Umroh

    Aksi Heroik Jukir Lansia di Brebes Gagalkan Pencurian Rp 3,6 Miliar, Dapat Upah Rp 100 Ribu Dibagi 4 - Kompas

    6 min read

     


    BREBES, KOMPAS.com – Di tengah hiruk-pikuk kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sosok Kusriyati (65) atau yang akrab dipanggil Kusmayanti menjalani rutinitasnya seperti biasa.

    Dengan usia yang tak lagi muda, ia tetap setia menjaga area parkir kecil di seberang bank sambil menjajakan aneka minuman untuk menambah penghasilan.

    Tak banyak yang menyangka, perempuan yang telah lama ditinggal wafat suaminya itu menjadi orang pertama yang menggagalkan aksi pencurian uang senilai Rp 3,6 miliar dengan modus pecah kaca mobil pada Senin (15/6/2026). Bagi Kusriyati, apa yang dilakukannya bukanlah tindakan heroik yang perlu dibesar-besarkan.

    Saat ditemui di lokasi kerjanya, Rabu (17/6/2026), ia hanya mengingat bagaimana spontanitas membawanya berteriak kencang ketika melihat seseorang memecahkan kaca mobil dan mengambil bungkusan dari dalam kendaraan.

    Demo di Kawasan Monas Ricuh, Mahasiswa Coba Terobos Barikade Polisi

    "Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri... pencuri...," kata Kusriyati mengenang kejadian yang dia alami, Rabu (17/6/2026).

    Teriakan lantang itu seketika memecah suasana siang yang semula biasa saja. Warga sekitar langsung berdatangan, situasi mendadak ramai, dan para pelaku akhirnya kehilangan kesempatan emas untuk membawa kabur uang miliaran rupiah yang telah mereka ambil.

    Baca juga: Pensiun Berarti Tak Makan, Kisah Murnati Lansia Penjual Pecel yang Jalan Kaki 10 Km Setiap Hari

    Kusriyati masih mengingat jelas kepanikan luar biasa yang terjadi saat itu. Salah seorang pelaku yang berusaha membawa bungkusan berisi uang sempat terseret beberapa meter di aspal ketika hendak menaiki sepeda motor rekannya yang sudah melaju kencang.

    "Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret," katanya mengurai ketegangan di lapangan.

    Akibat insiden tersebut, sebagian ikatan uang sempat tercecer di jalan raya. Namun, berkat respons cepat dari warga sekitar, seluruh uang milik korban berhasil diamankan kembali tanpa ada yang hilang. Para pelaku yang panik akhirnya memilih melarikan diri ke arah barat dengan sepeda motor, bahkan nekat melawan arus lalu lintas demi menghindari kepungan massa.

    Dapat Uang Terima Kasih Rp 100 Ribu

    Kusmayanti, tukang parkir lansia bercerita usai gagalkan pencurian Rp 3,6 miliar modus pecah kaca mobil Pajero di Jalan Ahmad Yani, Brebes, Jateng, Senin (15/6/2026).

    Lihat Foto

    Di balik aksi berani yang menyelamatkan uang hingga miliaran rupiah itu, kehidupan sehari-hari Kusriyati nyatanya jauh dari kata mewah.

    Sebagai seorang juru parkir lansia yang sudah melakoni pekerjaan ini sejak awal tahun 2000-an, wilayah kerjanya kini justru semakin menyusut dan hanya tersisa beberapa meter setelah harus berbagi area dengan juru parkir lain.

    "Wilayah parkir saya sekarang cuma beberapa meter. Dibagi sama tukang parkir lain. Saya cuma sepetak ini, seberang kantor bank," katanya berpasrah.

    Untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, ibu lima anak itu tidak hanya mengandalkan pendapatan dari sektor parkir yang tidak menentu. Ia juga nekat berjualan minuman dingin di sela-sela pekerjaannya.

    Semua itu dilakukan demi menambah penghasilan keluarga setelah bertahun-tahun berjuang sendirian tanpa pendamping sejak sang suami, Darpin, meninggal dunia.

    Menariknya, penghargaan yang diterima Kusriyati atas keberanian besarnya tersebut terbilang sangat sederhana. Ia mengaku mendapatkan uang tanda terima kasih sebesar Rp 100.000 dari pemilik uang yang nyaris menjadi korban perampokan.

    Baca juga: Atap Rumah Kontrakan Hanya Dilapisi Baliho Bekas, Intip Keteguhan Hati Mbah Sri Hadapi Masa Tua di Sudut Solo

    Namun, uang seratus ribu itu tidak dinikmatinya seorang diri. Kusriyati memilih untuk membaginya secara adil kepada tiga orang lain yang turut pasang badan membantu di lokasi saat kejadian, yakni dua rekan sesama juru parkir dan seorang pengemudi ojek daring atau online. Masing-masing dari mereka mendapatkan bagian sebesar Rp 25.000.

    "Dikasih Rp 100 ribu dibagi empat. Farid, Wawan, Udin, terus saya," katanya menceritakan momen tersebut sambil tersenyum tulus.

    Di tengah kisah penyelamatan uang dengan nominal fantastis, justru angka Rp 25.000 yang diterima oleh masing-masing orang menjadi gambaran nyata akan ketulusan para warga kecil yang bergerak spontan tanpa pamrih.

    Bagi Kusriyati, keberanian itu bukanlah soal mengejar imbalan materi, melainkan refleks sederhana dari seorang perempuan lansia yang memilih bersuara kelantangan saat melihat aksi kejahatan terjadi tepat di depan matanya.

    Korban Sudah Diikuti Sejak Keluar dari Bank

    Di sebuah petak parkir kecil di Brebes, Kusriyati kini mungkin sudah kembali menjalani hari-harinya seperti biasa di bawah terik matahari. Namun bagi banyak orang, teriakan "pencuri" yang keluar dari mulut tuanya telah menjadi pengingat berharga bahwa kepedulian dan keberanian bisa datang dari siapa saja, termasuk dari seorang juru parkir lansia yang hidup dalam jerat kesederhanaan.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang menyasar seorang nasabah bank di pusat kota Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Senin (15/6/2026) akhirnya berhasil digagalkan total.

    Uang tunai senilai Rp 3,6 miliar milik korban selamat setelah seorang tukang parkir wanita lanjut usia bernama Kusmayanti alias Kusriyati berteriak meminta pertolongan saat memergoki para pelaku beraksi di siang bolong.

    Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Kliwon Alwawan, warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes, yang baru saja mencairkan uang tunai Rp 3,6 miliar dari Bank BCA Kantor Cabang Brebes.

    Menurut keterangan resmi dari Kliwon, sejak melangkah keluar dari dalam gedung bank, dirinya sebenarnya sudah merasa curiga karena melihat beberapa pengendara sepeda motor terus menguntit kendaraan yang dikemudikannya dari arah belakang.

    Merasa situasi tidak aman dan rawan, korban kemudian berinisiatif membelokkan kendaraannya menuju kantor Bank BTN yang berada tidak jauh dari lokasi awal untuk memastikan situasi lingkungan sekitar.

    Namun, saat korban lengah dan masuk ke dalam gedung bank untuk keperluan koordinasi, para pelaku yang sudah mengintai langsung melancarkan aksi cepat mereka.

    Salah seorang pelaku mendekati mobil Pajero Sport berwarna hitam milik korban, memecahkan kaca jendela samping, lalu menyambar bungkusan plastik besar berisi uang tunai yang diletakkan di dalam kabin kendaraan.

    Beruntung, aksi cepat komplotan penjahat tersebut langsung disadari oleh Kusmayanti yang sedang bertugas mengawasi kendaraan di sekitar lokasi kejadian, hingga teriakan lantangnya sukses menggagalkan rencana perampokan besar tersebut.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS