Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Ilmu Pengetahuan Spesial

    Astronom Tercengang, Temukan 2 Planet Sebesar Jupiter Seringan Permen Kapas - Kompas

    4 min read

     


    KOMPAS.com - Sekelompok astronom menemukan dua planet raksasa seukuran Jupiter yang memiliki kepadatan massa lebih rendah daripada permen kapas. 

    Planet-planet tersebut dijuluki super-puff dan mengorbit sebuah bintang yang berjarak lebih dari 1.000 tahun cahaya dari Bumi.

    Kedua planet ini tercatat sebagai eksoplanet terbesar yang pernah ditemukan dengan kepadatan massa serendah itu, sekaligus menjadikannya planet paling ringan yang diketahui untuk ukuran sebesarnya.

    Baca juga: Bos NASA Usulkan Pluto Kembali Dihitung sebagai Planet

    Temuan ini dipimpin oleh George Dransfield dari University of Oxford, sebagaimana dilansir Euronews, Kamis (25/6/2026). 

    Polisi Tangkap Buronan "Most Wanted" Beijing, Diduga Bos Online Scam Kamboja

    Hasil penelitiannya bersama tim telah dipublikasikan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

    "Densitas kedua planet ini setara dengan segumpal busa cukur segar yang baru keluar dari kaleng," kata Dransfield.

    Meski dijuluki "super-puff" dan dibandingkan dengan permen kapas dari segi kepadatan, Dransfield menduga warna asli kedua planet itu kemungkinan putih atau biru.

    Baca juga: Geger, Planet Mars Terbukti Pernah Layak Huni

    Warna tersebut bergantung pada tutupan awan di atmosfernya, bukan merah muda seperti permen kapas.

    Dia memperkirakan kedua planet tersebut sebagian besar tersusun dari hidrogen dan helium. 

    Namun, untuk memastikan komposisi kimianya secara pasti, dibutuhkan pengamatan lanjutan menggunakan Teleskop Antariksa James Webb (JWST) milik NASA.

    Kedua planet ini terdeteksi oleh satelit TESS milik NASA. 

    Baca juga: NASA Luncurkan Teleskop Roman, Siap Cari Puluhan Ribu Planet Baru

    Keduanya mengorbit sebuah bintang di konstelasi Volans yang terletak di belahan langit selatan, dengan jarak sekitar 1.110 tahun cahaya dari Bumi. 

    Satu tahun cahaya setara dengan kurang lebih 9,7 triliun kilometer.

    Sebagai perbandingan, kepadatan Jupiter bisa mencapai 35 kali lipat lebih tinggi dibandingkan kedua planet super-puff tersebut.

    Jarang ditemukan

    Planet bertipe super-puff tergolong sangat jarang ditemukan di alam semesta. 

    Dari hampir 6.300 eksoplanet yang telah dikatalogkan NASA hingga saat ini, kurang dari 40 di antaranya yang terkonfirmasi sebagai super-puff.

    Baca juga: Astronom Temukan Planet Layak Huni, tapi Suhunya Minus 70 Derajat

    Para astronom menduga planet jenis ini terbentuk dari cakram kaya gas yang mengelilingi bintang-bintang yang baru lahir, lalu kehilangan sebagian besar materinya secara perlahan seiring waktu.

    Dransfield menjelaskan, penemuan semacam ini punya nilai penting dalam memahami proses pembentukan planet secara lebih luas.

    "Pada akhirnya, dengan mempelajari sistem-sistem eksotis yang berisi jenis-jenis planet yang jarang ditemukan, kami menambahkan kepingan-kepingan lain ke dalam teka-teki pembentukan planet dan belajar lebih banyak tentang posisi kita di alam semesta," kata Dransfield.

    Baca juga: Planet Baru Telah Lahir, Kali Pertama Disaksikan Para Astronom

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Prabowo: Saya 4 Kali Kalah, tapi Tak Ganggu Pemimpin yang Dapat Mandat

    Komentar
    Additional JS