Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Dudung Abdurachman Featured Koperasi Desa Merah Putih Spesial

    Calon Manajer Kopdes Meninggal, Dudung: Latihan Militer SPPI tak Terlalu Keras, Mungkin karena Sakit - Republika,

    6 min read

     

    Dudung pastikan latihan dasar kemiliteran SPPI tengah dievaluasi dan diinvestigasi

    ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan para peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) telah menjalani tes kesehatan sebelum pelatihan dilaksanakan.

    "Sebelum pelaksanaan pelatihan itu dilangsungkan tes kesehatan. Semua saya rasa dilakukan tes kesehatan," kata Dudung dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat.

    Dudung mengatakan pelaksanaan pelatihan tersebut saat ini sedang dievaluasi dan diinvestigasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ditemukan adanya unsur kelalaian terkait peristiwa tersebut.

    Menurut dia, latihan militer untuk peserta SPPI tidak tergolong terlalu berat. Namun, kemungkinan terdapat faktor kesehatan atau hal lain yang memengaruhi kondisi peserta selama mengikuti pelatihan.

    "Setahu saya latihan militer untuk tingkatan seperti SPPI dan sebagainya tidak terlalu keras ya. Tapi mungkin karena dia sakit dan sebagainya. Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi," kata dia.

    Dalam kesempatan itu, Dudung juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta SPPI dalam kegiatan tersebut dan berharap pelaksanaan pelatihan ke depan semakin memperhatikan prosedur serta faktor keselamatan guna mencegah timbulnya korban.

    Terkait kelanjutan program pelatihan, Dudung menilai kegiatan semacam itu tetap penting untuk membangun disiplin, loyalitas, kerja sama, dan jiwa korsa peserta.

    "Kami pun dulu sebelum jadi di lingkungan Kabinet Merah Putih, diretret dulu di Magelang, karena memang itu penting kalau menurut saya untuk meningkatkan disiplin, meningkatkan loyalitas, kerja sama, jiwa korsa, dan sebagainya. Ya mudah-mudahan itu tetap lagi dilaksanakan," ujarnya.

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    Korban Jiwa Latsarmil Bertambah, Kemenhan: Peserta Ikut Secara Sukarela

    Nasional News - 26 June 2026, 20:01

    Ikut Latsarmir, 4 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal

    Nasional News - 26 June 2026, 19:25

    Ada 3 Korban Jiwa dalam Latihan Kemiliteran Calon Manajer Kopdes, Ini Langkah Kemenhan

    Nasional News - 26 June 2026, 14:00

    Calon Manajer Kopdes Meninggal Saat Latsarmil, Ini Rangkaian Pelatihan dari Pagi Sampai Malam

    Nasional News - 26 June 2026, 07:25

    Dua Peserta Penggerak Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latihan Dasar Militer, Ini Penyebabnya

    Nasional News - 24 June 2026, 10:03

    Komentar
    Additional JS