Daftar Lengkap Penerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 - Tribunnews
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 28 penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026 di Jayapura.
- Penghargaan mencakup empat kategori utama, yakni penurunan pengangguran, pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta creative financing.
- Sejumlah daerah seperti Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Kota Jayapura, Mimika, dan Merauke menjadi peraih predikat terbaik di berbagai kategori.
TRIBUNNEWS.COM - Total 28 penghargaan dibagikan kepada pemerintah daerah dalam malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Tribun Network di Abepura, Jayapura, Senin (22/6/2026).
42 bupati atau wali kota dan 6 gubernur dari seluruh Papua turut hadir dalam acara dan memperebutkan trofi serta uang apresiasi miliaran rupiah.
Mendagri Tito Karnavian didampingi tiga Wamendagri yakni Ribka Haluk, Wamendagri Bima Aria Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus hadir dalam acara. Turut membersamai antara lain Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan CEO Tribun Network Dahlan Dahi.
Penghargaan terbagi dalam empat kategori besar dan tergolong lagi ke dalam tiga sub tingkat yaitu tingkat provinsi, tingkat ibu kota provinsi dan tingkat kabupaten/kota.
Berikut Daftar Lengkap Penerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026:
Baca juga: 7 Pemda Raih Penghargaan Creative Financing dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
A. Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Barat Rp 2 Miliar
Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kabupaten Merauke Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kota Jayapura Rp 2 Miliar
Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Mimika Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Jayapura Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Biak Numfor Rp 1 Miliar

B. Kategori Creative Finance
Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Barat Daya Rp 2 Miliar
Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kota Jayapura Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Manokwari Rp 2 Miliar
Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Mimika Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Jayapura Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Raja Ampat Rp 1 Miliar

C. Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran
Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Tengah Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Pegunungan Rp 2 Miliar
Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kabupaten Nabire Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Jayawijaya Rp 2 Miliar
Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Tamberauw Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Sorong Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Dogiyai Rp 1 Miliar

D. Kategori Pengendalian Inflasi
Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Selatan Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Tengah Rp 2 Miliar
Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kota Jayapura Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Merauke Rp 2 Miliar
Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Fakfak Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Biak Numfor Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Manokwari Selatan Rp 1 Miliar

Makna Strategis
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian apresiasi nasional yang bertujuan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, penghargaan kali ini diberikan kepada pemerintah daerah di Tanah Papua sebagai bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan.
Ajang tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Mengusung tema "Mengapresiasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan", kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah sekaligus memperluas pertukaran praktik-praktik terbaik antarwilayah.
Pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, mendorong pembangunan yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Sebagai ujung tombak pembangunan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi, terobosan, dan capaian nyata yang berhasil diwujudkan di masing-masing daerah.
Sebanyak 42 bupati atau wali kota dan 6 gubernur dari seluruh Papua turut hadir dalam acara ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri dan Tribun Network.
Matius D Fakhiri menyampaikan, terdapat dedikasi kepala daerah dalam setiap penghargaan dalam acara tersebut.
"Penghargaan yang diberikan memberikan makna strategis, di balik setiap penghargaan ada dedikasi dan kerja keras kepala daerah untuk menghadirkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya di sebuah hotel di Abepura, Jayapura, Papua, Senin.
Matius menambahkan, pembangunan di Papua harus memberikan harapan hingga peningkatan kualitas hidup.
Kualitas hidup itu, kata dia, dihadirkan untuk masyarakat hingga kampung terjauh.
"Bagi kami di tanah Papua, pembangunan bukan soal angka pertumbuhan ekonomi."
"Pembangunan harus memberikan harapan, menghadirkan kesempatan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke kampung-kampung terjauh," jelasnya.
Selanjutnya, Matius menuturkan bahwa Papua memiliki kekayaan kebudayaan hingga nilai-nilai luhur.
Dengan demikian, menurutnya, kemajuan dapat dicapai jika dilakukan bersama-sama.
"Papua memiliki kekayaan kebudayaan, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang menjadi modal sosial yang sangat besar."
"Kearifan lokal mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kebersamaan, saling menghormati, dan gotong-royong," katanya.
"Oleh karena itu, penghargaan malam ini menjadi inspirasi bagi kepala daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat," imbuhnya.

Kata CEO Tribun Network
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, mengatakan perlunya kepala daerah untuk tetap diapresiasi meski banyak pula yang kerap dikritik buntut kinerjanya atau berujung tersandung kasus hukum.
Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara bertajuk 'Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026' yang digelar di sebuah hotel di Abepura, Jayapura, Papua, Senin (22/6/2026) malam.
Dia mengungkapkan melalui digelarnya acara ini, maka perlu untuk adanya apresiasi bagi kepala daerah yang memang bekerja keras untuk rakyat yang dipimpinnya.
"Apresiasi pemerintah daerah, selama ini bupati atau gubernur kalau bersalah masuk penjara. Tapi saya melihat ini ada yang berbeda bahwa kalau ada yang berprestasi, kita berikan penghargaan dan berikan insentif. Jadi, dari proses untuk menghukum menjadi menghargai," katanya dikutip dari YouTube Tribun Network.
Dahlan pun berterimakasih kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena melibatkan Tribun Network untuk berpartisipasi dalam acara ini.
Dia menjelaskan ketika acara semacam ini turut digelar di seluruh wilayah di Indonesia, maka akan berdampak positif terhadap kinerja dari seluruh kepala daerah.
"Kalau ada satu yang baik ditiru oleh satu daerah di tempat lain, maka kita berbicara dampak seluruh Indonesia. Menghargai kinerja tidak hanya menghukum kegagalan. Saya rasa itu terobosan yang baik," ujarnya.
Lebih lanjut, Dahlan mengatakan, acara ini turut disiarkan secara langsung atau live di seluruh kanal YouTube Tribun Network.
Dia mengungkapkan hal tersebut semata-mata demi menyebarkan sisi positif dari Tanah Papua melalui acara yang digelar.
"Dalam rangka itulah, malam ini seluruh channel Tribun menyiarkan secara live. Untuk apa? Untuk memberi sisi indah dari Tanah Papua, tanah yang berprestasi," paparnya.
Misi BPS
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan pernyataan terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026 tersebut.
Amalia mengatakan, BPS mendapat mandat untuk melaksanakan pendataan lengkap melalui Sensus Ekonomi 2026 yang telah dimulai secara door to door sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
“BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan lengkap atau yang disebut dengan nama sensus ekonomi di tahun ini dan sensus ekonomi 2026 ini mulai pendataan secara door to door tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026,” ujar Amalia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang telah menandatangani surat edaran bersama untuk disebarluaskan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia guna mendukung pelaksanaan sensus tersebut.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada bapak Mendagri karena beliau telah berkenan untuk menandatangani surat edaran bersama yang disebarluaskan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi 2026,” ujarnya di Jayapura, Senin (22/6/2026).
Menurut Amalia, Mendagri juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh kepala daerah agar memanfaatkan momentum sensus ini untuk memperoleh data ekonomi yang akurat tanpa perlu menggunakan anggaran dari APBD.
Ia menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi kesempatan strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat basis data pembangunan dan perencanaan ekonomi daerah.
Di wilayah Papua, BPS telah menyiapkan ribuan petugas lapangan untuk memastikan pendataan berjalan optimal.
Sebanyak 5.355 petugas disebar di seluruh provinsi di Tanah Papua guna mencatat aktivitas perekonomian masyarakat secara menyeluruh.
“Yang penting adalah juga petugas kami akan jumlah ada 5.355, mereka tersebar di seluruh provinsi di Tanah Papua siap untuk mencatat perekonomian Tanah Papua,” ujar Amalia.
(Tribunnews.com/Tribun Papua.com)