Hotel Sultan Jakarta Akan Dirobohkan Pemerintah - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa Hotel Sultan, Jakarta yang baru saja dieksekusi oleh pemerintah akan dirobohkan.
Rosan menekankan, pada akhirnya, Hotel Sultan akan dirobohkan, meski dirinya belum bisa berbicara banyak sekarang.
"Ya pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan, tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually iya," ujar Rosan di Istana, Jakarta, Senin (22/6/2026).
"Eventually (dirobohkan), iya, gitu ya," tegasnya.
Bahlil Buka Suara soal Kompensasi Pemadaman Listrik PLN
Baca juga: 30 Karyawan Eks Hotel Sultan Sudah Lapor ke Posko GBK
Rosan menjelaskan, kawasan Hotel Sultan akan tetap ada hotelnya.
Hanya saja, berdasarkan perintah Presiden Prabowo Subianto, kawasan tersebut akan dijadikan ikon baru Indonesia.
Baca juga: Karyawan Eks Hotel Sultan Diimbau Bawa Dokumen Kerja ke Posko GBK
Selain itu, karena Hotel Sultan masuk dalam kawasan GBK, maka akan ada sport tourism.
"Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya. Dan tidak satu mungkin. Jadi tapi pesan Bapak Presiden ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia, sehingga perencanaannya tuh harus dilakukan secara komprehensif dan memberikan dampak yang nyata kepada perekonomian dan juga yang paling penting kepada rakyat Indonesia gitu," imbuh Rosan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.
Tidak Jadi Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Berterima Kasih ke Prabowo