0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Israel Konflik Timur Tengah Masjid Spesial Tepi Barat

    Indonesia Cs Kompak Salahkan Israel Atas Pembakaran Masjid Tepi Barat - det8k

    2 min read

     

    Indonesia Cs Kompak Salahkan Israel Atas Pembakaran Masjid Tepi Barat

    . Jakarta -

    Negara-negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia dan Arab Saudi kompak menyatakan bahwa mereka menganggap Israel bertanggung jawab atas serangan pembakaran terhadap dua masjid di Tepi Barat. Para pejabat Palestina telah mengatakan bahwa masjid-masjid itu dibakar oleh para pemukim Israel.

    Para menteri luar negeri Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki mengecam "kekerasan para pemukim yang terus berlanjut dan meningkat terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki". merujuk pada masjid-masjid yang dibakar sehari sebelumnya.

    "Para menteri menganggap Israel -- sebagai kekuatan pendudukan -- bertanggung jawab atas serangan-serangan ini," kata mereka dalam pernyataan bersama, dilansir kantor berita AFP, Jumat (19/6/2026).

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Pada hari Rabu lalu, para pemukim Israel membakar masjid-masjid di desa-desa Tepi Barat: Jiljiliya, di utara Ramallah, dan Mazari an-Nubani. Wartawan AFP di salah satu lokasi melihat dinding masjid yang hangus dan grafiti.

    Militer Israel kemudian mengkonfirmasi pembakaran dan grafiti di masjid-masjid tersebut, tetapi tidak mengidentifikasi pelakunya.

    Jurnalis yang mengunjungi salah satu masjid yang dibakar melihat grafiti yang ditulis di dinding dalam bahasa Ibrani. Beberapa di antaranya bertuliskan "balas dendam" dan: "Hai dari Hilltop Youth".

    Hilltop Youth adalah kelompok warga Israel di Tepi Barat yang kerap dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina, yang ingin mereka usir dari daerah yang ingin mereka rebut.

    Insiden tersebut terjadi selama periode peningkatan serangan terhadap komunitas Palestina oleh para pemukim Yahudi di Tepi Barat, sejak dimulainya perang Gaza pada tahun 2023.

    (ita/ita)

    Komentar
    Additional JS